Suara.com - PSM Makassar di bawah arahan pelatih Bernardo Tavares telah menegaskan komitmennya dalam memberikan kesempatan kepada pemain muda selama berlangsungnya kompetisi BRI Liga 1 Indonesia musim 2023/2024. Bernardo Tavares angkat bicara setelah menerima kritik karena dituding tidak memberikan kesempatan bermain kepada dua pemain muda, yaitu Muhammad Ardiansyah dan Sandy Ferizal, dalam lima pekan awal kompetisi Liga 1 Indonesia.
Menurut sumber dari laman resmi Liga Indonesia pada Selasa, pelatih asal Portugal itu menegaskan bahwa kedua pemain muda tersebut sudah mendapatkan kesempatan bermain saat melakoni laga play-off Liga Champions Asia melawan Bali United.
Hal ini membuktikan bahwa Tavares dan tim pelatihnya telah memberikan kesempatan kepada seluruh pemain PSM Makassar dalam pertandingan yang kompetitif.
"Ardiansyah (Muhammad), Sandy (Ferizal) tidak bermain dan beberapa pemain di Makassar. Kalau Anda bilang dia (mereka) belum main, ia sudah main sebelumnya di dua pertandingan penting melawan Bali United," tegas Tavares.
Meski telah berlalu lima pekan sejak kompetisi dimulai, Bernardo Tavares memang terlihat tidak terlalu sering melakukan perubahan pada susunan pemain inti tim.
Bahkan dalam laga terakhir melawan Bhayangkara FC yang berakhir dengan skor imbang 0-0, dia tidak banyak melakukan perubahan pada komposisi tim.
Bernardo Tavares menekankan bahwa dia siap memberikan kesempatan kepada siapapun pemain yang menunjukkan dedikasi dan performa terbaik baik selama latihan maupun pertandingan.
Semua pemain memiliki peluang yang sama untuk bermain dalam sebuah pertandingan.
"Siapapun yang akan main di suatu pertandingan, mereka harus memberikan performa, menunjukkan sesuatu di latihan," ungkap Tavares.
Baca Juga: Best XI BRI Liga 1 2023/2024 Pekan Kelima, Trio Timnas Indonesia Dikeroyok Pemain Asing
Dalam sepak bola, memberikan kesempatan bagi pemain muda untuk bermain adalah hal penting.
Selain memberikan motivasi kepada para pemain muda untuk terus berkembang, ini juga akan memperkuat tim secara keseluruhan.
Pelatih Tavares dengan tegas menegaskan bahwa dia akan terus memberikan kesempatan yang adil kepada setiap pemain yang pantas, tanpa memandang usia atau pengalaman.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
Kedatangan Maarten Paes Bikin Suporter Ajax Kecewa Berat, Lho Ada Apa?'
-
Tundukkan Chelsea, Ini 5 Fakta Menarik di Balik Lolosnya Arsenal ke Final Carabao Cup
-
Ragnar Oratmangoen Hopeless Sampai Mau ke Persib Bandung? Begini Kondisi Kontraknya di Eropa
-
Eks Pelatih Calvin Verdonk dan Eliano Reijnders Dirumorkan Bakal Latih Maarten Paes di Ajax
-
KUIS: Seberapa Tahu Kamu soal Ragnar Oratmangoen? Dirumorkan ke Persib Bandung
-
Belum Main di Eredivisie, Media Belanda Sayangkan Mauro Zijlstra Pindah ke Persija
-
Ragnar Oratmangoen Tidak Cocok Main di Persib Bandung, Penurunan Karier?
-
Statistik Ragnar Oratmangoen di Eropa Sebelum Jadi ke Persib Bandung
-
Arsenal Disebut Tim Terburuk, Martin Keown Serang Balik Paul Scholes
-
3 Fakta Pelaku Pelemparan Flare ke Emil Audero, Tidak Kehilangan Tiga Jari