Suara.com - Persebaya Surabaya kembali memetik hasik negatif di BRI Liga 1. Menjamu Persikabo 1973 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Persebaya takluk dengan skor 1-2, Jumat (4/8/2023) sore.
Gol Jose Varela pada menit ke-33 menghadirkan keunggulan bagi tim tamu Persikabo. Gol Rizky Hidayat di akhir-akhir babak kedua pada menit ke-88 pun menambah penderitaan Persebaya.
Sementara gol Wildan Ramdhani pada menit ke-90+1 tak lebih dari sekadar gol konsolasi untuk tuan rumah Persebaya.
Setelah menang di pekan pembuka, Persebaya kini telah gagal memetik kemenangan dari lima laga terakhirnya di Liga 1, dengan menelan tiga kekalahan.
Tak ayal, tim berjuluk Baujul Ijo tersebut kini terpuruk di zona merah klasemen Liga 1 di peringkat 16 dengan raihan 5 poin dari enam pertandingan yang sudah dijalani.
Sementara itu, kemenangan tandang kedua di musim ini melambungkan Persikabo ke peringkat ke-10 klasemen dengan raihan 8 poin dari enam pertandingan.
Di GBTI, keasyikan menyerang, gawang Persebaya justru kebobolan pada menit ke-32. Persikabo membuka keunggulan melalui aksi Jose Varela setelah memaksimalkan umpan Komarudin.
Menit ke-87, Rizky Hidayat menggandakan keunggulan Persikabo. Bola hasil sepakannya tak mampu diamankan kiper Ernando Ari.
Tiga menit kemudian, rasa penasaran Persebaya akhirnya berakhir. Wildan Ramdani menjebol gawang Persikabo setelah tendangannya menghujam pojok kanan gawang.
Baca Juga: Link Live Streaming Persebaya vs Persikabo di BRI Liga 1, Segera Berlangsung
Namun, gol ini belum cukup untuk memaksakan hasil imbang untuk Persebaya. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor akhir 2-1 untuk kemenangan tim tamu Persikabo.
Susunan Pemain:
Persebaya Surabaya XI: Ernando Ari, Reva Adi Utama, Kadek Raditya, Dusan Stevanovic, Kasim Botan, Song Ui-young, Ripal Wahyudi, Muhammad Iqbal, Bruno Moreira, Sho Yamamoto, Paulo Victor.
Pelatih: Aji Santoso (Indonesia)
Persikabo 1973 XI: Husna Al Malik, Didik Wahyu, Nikola Kovacevic, Syahrul Lasinari, Kaishu Yamazaki, Pedrinho, Roni Sugeng, Komarodin, Muhammad Kemaluddin, Yandi Sofyan, Jose Varela.
Pelatih: Oleg Kuzmenok (Belarusia)
Tag
Berita Terkait
-
Persis Solo vs Persebaya di Stadion Manahan, Polisi Siaga Penuh
-
Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal
-
Milos Raickovic Ungkap Makna Selebrasi Saat Persebaya Menang 4-0 atas PSBS Biak
-
Ledakan Babak Kedua! Rahasia Bernardo Tavares Hancurkan PSBS Biak 4-0 Terungkap
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Pesta Gol Sekaligus 'Antar' PSBS Biak Degradasi
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati