Suara.com - Manajer Manchester City, Pep Guardiola melontarkan komentar nyinyir terkait aturan baru waktu injury time di Liga Inggris, yang mengadopsi aturan di Piala Dunia 2022 lalu. Ini setelah Manchester City kalah dari Arsenal di Community Shield 2023.
Arsenal menang 4-1 melalui adu penalti di Wembley, Minggu (6/8) malam WIB, setelah gol Leandro Trossard pada detik-detik terakhir laga, yakni pada injury time di menit ke-10+1, menggagalkan kemenangan 1-0 Manchester City.
Delapan menit tambahan waktu telah ditambahkan di babak kedua, tetapi di bawah aturan baru untuk memerangi pemborosan waktu , wasit Stuart Atwell mengizinkan laga bergulir 14 menit setelah Kyle Walker dan Thomas Partey memerlukan perawatan setelah berbenturan kepala.
Seperti diketahui, Liga Inggris mulai musim 2023/2024 ini memang mengadopsi aturan injury time di Piala Dunia 2022 lalu, di mana aksi buang-buang waktu ataupun waktu yang terbuang secara natural selama laga akan diakumulasikan di tambahan waktu setelah 90 menit.
Aturan baru FA yang memperpanjang injury time untuk menggantikan waktu yang terbuang karena pengecekan VAR, insiden, selebrasi dan sebagainya sudah mulai diterapkan di laga Community Shield Arsenal vs Manchester City semalam.
Usai Manchester City kecolongan gol super telat Arsenal dan akhirnya kalah di adu penalti, Guardiola mengungkapkan kekesalannya dengan aturan baru yang ada:
"Itu tidak 'annoying', kami harus membiasakan diri. Saya punya firasat, bukan karena kami tengah unggul 1-0, tapi saya merasa tidak ada banyak hal yang terjadi untuk menambahkan delapan menit," ucap Guardiola seperti dilansir Tribal Football, Senin.
"Tapi ini adalah pertanyaan bagus untuk dewan internasional [di IFAB] dan semua orang karena mereka tidak berkonsultasi dengan manajer, mereka tidak berkonsultasi dengan pemain," sambugnya.
"Apa pun pendapat mereka, kami harus menerimanya. Sekarang pertandingan di Liga Inggris pasti akan menjadi 100 menit, itu sudah pasti."
"Itu tidak pernah terjadi sampai hari ini dan itu (perpanjangannya) delapan menit, bayangkan jika mereka memperpanjang itu untuk gol dan setiap kali Anda mencetak gol dalam sebuah pertandingan (dengan skor) 4-3, Anda memasukkan 30 detik, 45 detik untuk tujuh gol."
"Anda bisa bermain sepak bola untuk waktu yang benar-benar lama," tukas eks pelatih Barcelona dan Bayern itu dengan nada nyinyir.
Manchester City memimpin terlebih dahulu melalui gol indah Cole Palmer di menit ke-77, dan tidak terlihat terancam sampai serangan di detik-detik terakhir sebagaimana sepakan Trossard kemudian berbuah gol seusai berubah arah karena terkena Manuel Akanji.
Tag
Berita Terkait
-
Pep Guardiola Diserang Komunitas Yahudi Manchester Usai Bela Palestina dan Genosida di Gaza
-
Pelukan Pep Guardiola ke Tonali Usai City Singkirkan Newcastle Munculkan Rumor Tak Sedap
-
Mikel Arteta vs Guardiola di Final Carabao Cup: Murid Tantang Guru, Kini Arsenal Punya Keunggulan?
-
Elkan Baggott: Saya Ragu Apakah Akan...
-
Manchester City Tantang Arsenal di Final Carabao Cup usai Hajar Newcastle 3-1
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Waspadai Malut United, Bojan Hodak Sesumbar Siapkan Kejutan
-
Media Italia Bongkar Isi Pembicaraan Jay Idzes dengan John Herdman
-
Bojan Hodak Beberkan Cedera yang Dialami Ramon Tanque
-
Alessandro Del Piero: Lima Kemenangan Juventus Bisa Ubah Peta Persaingan Scudetto
-
Profil Kensuke Takahashi, Eks Pelatih Indonesia yang Gigit Jari di Semifinal Piala Asia Futsal 2026
-
Profil Pemain Keturunan yang Direndahkan Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor
-
Kalahkan Jepang Secara Dramatis, Timnas Futsal Indonesia Melaju ke Final Piala Asia Futsal 2026
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
D'Leanu Arts Pemain Keturunan Gombong Berstatus Tanpa Klub, Bakal Main di BRI Super League?
-
Selamat Tinggal Kevin Diks? Rekan Maarten Paes di Ajax Dibidik Borussia Monchengladbach