Suara.com - Pelanggaran yang dilakukan Novri Setiawan terhadap Murilo Otavio Mendes pada laga Bali United kontra Barito Putera mendapatkan sorotan dari publik. Lagi-lagi, keputusan wasit menjadi masalah utama di Liga 1.
Dalam duel yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Minggu (27/8/2023) itu, Novri Setiawan terlihat melanggar Murilo Mendes saat pemain Barito Putera ini punya peluang untuk mencetak gol.
Momen ini tepatnya terjadi pada menit ke-27. Murilo Mendes tengah berlari kencang untuk mengejar bola. Dia sudah berhasil melewati adangan kiper Bali United, Adilson Maringa, dan tinggal menyocor bola ke gawang.
Novri Setiawan yang tertinggal langkah dari Murilo pun melakukan pelanggaran sebagai 'last man'. Dia mengganggu pergerakan Murilo Mendes yang membuat pemain asing Barito Putera ini terjatuh di kotak penalti.
Wasit Nendi Rohaendi yang memimpin pertandingan ini memang memberikan pelanggaran untuk Novri. Artinya, pelanggaran ini membuahkan hukuman penalti. Yang menjadi sorotan, dia hanya mencabut kartu kuning.
Keputusan wasit Nendi Rohaendi yang hanya memberikan kartu kuning kepada eks pemain Persija Jakarta inilah yang menjadi sorotan publik. Sebab, jika dilihat kategorinya, pelanggaran ini termasuk sebagai DOGSO.
Dalam regulasi “Laws of the Games, DOGSO merupakan singkatan dari Denial of a Goal-Scoring Opportunity. Aturan ini sudah tercantum dalam Law 12: Foul and Misconduct yang merangkum poin-poin penting tentang pelanggaran dalam pertandingan.
DOGSO merupakan kategori apabila seorang pemain melakukan pelanggaran terhadap lawan di daerah penaltinya sendiri ketika lawan punya peluang mencetak gol sebesar 100%. Wasit harus memberikan hadiah tendangan penalti.
Pelanggaran ini terjadi dalam semua keadaan lain, baik itu memegang, menarik, hingga mendorong, pemain tersebut. Maka, pemain yang melakukan pelanggaran harus dikeluarkan. Artinya, wasit wajib memberikan kartu merah.
Baca Juga: Tundukkan Persis, Bernardo Tavares Tetap Soroti Finishing PSM
Akan tetapi, wasit Nendi Rohaendi nyatanya hanya memberikan kartu kuning kepada Novri Setiawan. Padahal, jelas-jelas pelanggaran yang dilakukan eks Persija Jakarta ini termasuk dalam kategori DOGSO.
Keputusan wasit inilah yang mendapatkan protes keras dari para pemain Barito Putera. Bahkan, video-video yang menampilkan pelanggaran ini juga menjadi perbincangan hangat di media sosial.
[Muh Faiz Alfarizie]
Berita Terkait
-
Bek Keturunan Tinggalkan FC Emmen, Disebut Gabung Klub Super League
-
Kontrak di FC Emmen Segera Habis, Tim Geypens Jadi Incaran Bali United
-
Bek Real Madrid Dean Huijsen Berlatih di TC Bali United Bareng Pemain Keturunan Indonesia
-
Ambisi Besar Macan Kemayoran: Datangkan Shin Tae-yong, Persija Siap Dominasi Liga 1!
-
Bali United Lepas Yusuf Meilana, Kembalikan ke Persik Kediri
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Prabowo Didesak Evaluasi KDKMP, Dinilai Menyimpang dari Semangat Koperasi
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Perkuat Sinergi, Buka Jalan Pendidikan bagi Putra-Putri Daerah
-
PTBA Dukung Pengungkapan Tambang Batubara Ilegal di Muara Enim, 11 Tersangka Ditangkap
-
KPK Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi Gubernur Jambi dan Bupati Tebo
-
Ahli Ekonomi UGM di Sidang PTUN: ART Indonesia-AS Bukan Sekadar Soal Tarif
-
Mega Korupsi Jampidsus Ganggu Ekonomi Nasional dan Kepercayaan Investor
-
Gianni Infantino Dilaporkan ke IOC Buntut Kontroversi Penangguhan Kartu Merah Balogun
-
Bank Jambi Dibobol, Dana Rp144,82 Miliar Diduga Dicuci Lewat Kripto
-
Warga Jakbar Siap-siap! Aliran Air PAM Mati 6 Hari Mulai 17 Juli, Ini Daftar Wilayahnya
-
100 Hektare Hutan Mangrove di Rokan Hilir Dirusak, Disulap Jadi Lahan Perkebunan