Suara.com - Manajemen Ipswich Town telah memberikan persetujuan kepada bek Timnas Indonesia, Elkan Baggott untuk bergabung dengan Timnas Indonesia U-23.
Elkan Baggott jadi salah satu dari 27 pemain yang dipanggil oleh pelatih Shin Tae-yong untuk mengikuti Kualifikasi Piala Asia U-23 2024.
Selain Elkan Baggott, ada pemain Timnas Indonesia U-23 lainnya yang bermain di klub luar negeri.
Ada empat pemain Garuda Muda yang saat ini bermain untuk klub luar negeri, yaitu Marselino Ferdinan (KMSK Deinze), Ivar Jenner (FC Utrecht), Rafael Struick (ADO Den Haag), dan Pratama Arhan (Tokyo Verdy).
Pemanggilan Elkan Baggott sendiri telah mencuri perhatian media Inggris, termasuk TWTD. Ini adalah pengalaman pertama bagi pemain yang memiliki darah Inggris dan Indonesia itu bergabung dengan Timnas Indonesia U-23.
Sebelumnya, bek tengah berusia 20 tahun itu sudah mengantongi 16 caps bersama Timnas Indonesia senior.
Menurut TWTD, pemanggilan Elkan Baggott dipicu oleh ambisi Indonesia untuk lolos ke Olimpiade 2024. Langkah pertama menuju tujuan tersebut adalah melalui putaran final Piala Asia U-23 2024 yang akan diadakan di Qatar.
“Bek tengah Blues (Ipswich), Elkan Baggott dipanggil ke Timnas Indonesia U-23 terkait Kualifikasi Piala Asia U-23 2024 pada bulan September,” tulis TWTD.
"Ini cukup aneh mengingat Baggott, 20 tahun, sebelumnya telah mencatatkan 16 caps dan mencetak dua gol bersama Timnas Indonesia senior."
Baca Juga: Kabar Pemain Abroad Timnas Indonesia: Shayne Pattynama dan Sandy Walsh Cemerlang
"Kali ini dia dimasukkan dalam skuad U-23 saat Indonesia berupaya lolos ke putaran final Piala Asia 2024 di Qatar. Dia berpotensi ke Olimpiade di Paris jika (Timnas Indonesia U-23) termasuk dalam tiga besar di (putaran final) Piala Asia U-23 2024.”
Timnas Indonesia sendiri belum pernah berhasil melaju ke putaran final Piala Asia U-23 sejak turnamen tersebut pertama kali diadakan pada tahun 2013.
Timnas Indonesia U-23 akan bertarung di Grup K Kualifikasi Piala Asia U-23 2024, bersaing dengan Turkmenistan dan Taiwan dalam upaya mencapai putaran final.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok
-
3 Fakta Kontroversi Wasit Oman Khalfan Al Amouri Laga Singapura vs Indonesia
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard