Suara.com - Kapten Timnas Indonesia U-17, Iqbal Gwijangge mengaku sudah mulai mempelajari kekuatan lawan-lawan di Grup A Piala Dunia U-17 2023. Analasia kemampuan yang dimiliki Ekuador, Panama, serta Maroko sudah mulai dilakukan.
Piala Dunia U-17 2023 akan berlangsung pada 10 November sampai 2 Desember mendatang di Indonesia. Persiapan terus dilakukan supaya Timnas Indonesia dapat bersaing dengan lawan-lawan yang ada di Grup A.
Iqbal Gwijangge mengaku sudah punya gambaran kekuatan dari Maroko, Panama, dan Ekuador. Kini, tim asuhan Bima Sakti hanya tinggal menganalisa lebih mendalam lagi.
"Saya sudah memiliki bayangan cara mereka bermain. Ekuador dari CONMEBOL, ada Panama, dan Maroko. Yang penting kami selalu analisis cara mereka bermain," kata Iqbal kepada awak media di Lapangan A Senayan, Jakarta, Sabtu (16/9/2023).
"Lalu kami juga terus introspeksi tim agar bisa lebih baik lagi dan setiap harinya lebih meningkat agar dapat memberikan yang terbaik lagi di Piala Dunia U-17 nanti," jelas gelandang Barito Putera yang baru berusia 16 tahun itu.
Lebih lanjut, Iqbal Gwijangge menerangkan fokus ia dan kawan-kawan kini lebih kepada Timnas Indonesia U-17. Siapa pun lawan yang dihadapi, para pemain akan berusaha keras.
"Kami tidak terlalu memusingkan lawan yang akan dihadapi. Yang paling penting adalah kami mempersiapkan saja tim dan matangkan persiapan di sini dan di (training camp) Jerman agar lebih siap lagi," pungkasnya.
Piala Dunia U-17 2023 akan berlangsung di Indonesia pada 10 November sampai 2 Desember mendatang. Empat venue akan menjadi tuan rumah yakni Jakarta International Stadium, Si Jalak Harupat (Bandung), Manahan (Solo), dan Gelora Bung Tomo (Surabaya).
Timnas Indonesia U-17 akan bermain di Surabaya sepanjang babak penyisihan grup. Ada kans bagi tim Merah Putih lolos ke fase gugur mengingat terhindar dari lawan-lawan yang relatif kuat di fase grup.
Tag
Berita Terkait
-
Nenek Lahir di Jakarta, Eks Anak Asuh Giovanni van Bronckhorst Siap Bela Timnas Indonesia
-
Statistik Jay Idzes Bikin Kagum, Bawa Sassuolo Hajar Como 1907
-
Patrick Kluivert Tak Main di Clash of Legends 2026, Takut Tekanan Suporter GBK?
-
Timnas Indonesia Bakal Hadapi Lawan Sekelas Argentina pada November
-
Soal Rumor Playoff Tambahan Piala Dunia 2026, PSSI: Kami Belum Dapat Surat dari FIFA
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Misi Tiga Poin di Markas City: Mikel Arteta Tolak Strategi 'Parkir Bus'!
-
Nenek Lahir di Jakarta, Eks Anak Asuh Giovanni van Bronckhorst Siap Bela Timnas Indonesia
-
Pertandingan Tanpa Penonton, Bojan Hodak Sebut Jadi Keuntungan Bagi Dewa United
-
Link Live Streaming Arema FC vs Persis Solo: Duel Sesama Tim Bermodal Positif
-
Mantab! Beckham Putra Resmi Jadi Sarjana di Tengah Kesibukannya Sebagai Pemain Persib
-
Persebaya Dipecundangi Madura United, Bernardo Tavares Semprot Wasit dan VAR
-
Statistik Jay Idzes Bikin Kagum, Bawa Sassuolo Hajar Como 1907
-
Menuju Rekor Baru di Persib Bandung, Bojan Hodak Selangkah Lagi Lampaui Indra Thohir
-
Patrick Kluivert Tak Main di Clash of Legends 2026, Takut Tekanan Suporter GBK?
-
Arsenal di Ujung Tanduk, Aaron Ramsey: Menang Lawan Manchester City Harga Mati!