Suara.com - PSM Makaassar akhirnya meraih kemenangan perdana di Piala AFC 2023/2024 saat menjamu wakil Singapura, Hougang United, Rabu (25/10/2023) malam WIB. Bermain di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, tim berjuluk Juku Eja itu menang 3-1.
PSM tampil luar biasa dalam laga ini untuk mengantongi kemenangan perdana di Grup H ini. Sebelumnya di dua laga awal, tim besutan Bernardo Tavares itu menelan kekalahan dari Hai Phong dari Vietnam dan Sabah FC dari Malaysia.
Kemenangan ini membuka kans PSM lolos ke fase gugur Piala AFC zona ASEAN, meski mereka masih berada di posisi ketiga dengan 3 poin di bawah Hai Phong dan Sabah FC yang sama-sama mengumpulkan 6 poin.
Sedangkan Hougang masih terjebak di posisi terbawah dengan 3 poin kalah selisih gol dari PSM.
Di Stadion Kapten I Wayan Dipta, PSM yang bermain kandang rasa tandang langsung menggebrak pertahanan Hougang sejak laga dimulai.
Namun di awal-awal laga, tim asuhan Bernardo Tavares itu agak kesusahan karena lawan bermain sangat rapi di lini belakang.
Tuan rumah PSM baru bisa mencetak gol pada menit ke-22.
Yuran Fernandes mencoba melepaskan bola dari luar kotak penalti. Bola justru mengarah kepada Safrudin Tahar yang lepas dari kawalan. Tahar yang mendapat bola langsung melepaskan tendangan dan membuat kiper lawan cuma bisa melihat. Skor 1-0.
Tujuh menit berselang, Juku Eja menggandakan keunggulan. Kali ini giliran Yuran Fernandes bikin gol usai mengelabui bek Hougang dengan tendangannya yang mengarah ke pojok gawang. Skor langsung 2-0.
Baca Juga: Ogah Terus Jadi Lumbung Gol di Piala AFC, PSM Antisipasi Ritme Cepat Tim Singapura
PSM masih terus menekan agar bisa kembali menambah gol. Sementara Hougang minim peluang lantaran terus ditekan Juku Eja .
Sampai peluit tanda turun minum dibunyikan wasit, skor tidak berubah. PSM sementara unggul 2-0 di babak pertama.
Babak kedua, PSM kembali menguasai permainan. Sejak dimulainya paruh kedua, Juku Eja langsung memberikan tekanan kepada lawan.
Terbukti pada menit ke-55 skor berubah menjadi 3-0. Umpan terobosan Everton Nascimento mampu diterima oleh Adilson Silva. Sempat mengecoh bek lawan, sang striker kemudian elepaskan tendangan keras ke dalam gawang Hougang.
Setelah unggul 3-0, Juku Eja kelihatan mengendurkan serangan. Ini terbukti dari lawan yang bisa mulai menekan PSM.
Hougang akhirnya bisa memperkecil ketinggalan pada menit ke-78 lewat titik putih. Ore Maksimovic yang dipercaya sebagai algojo sukses menggetarkan gawang Muhammad Ardiansyah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Raphinha Murka, Barcelona Merasa Dirampok Wasit Saat Disingkirkan Atletico Madrid
-
Raphinha Sebut Barcelona Dirampok Wasit usai Tersingkir dari Liga Champions
-
Statistik Mewah Tak Cukup Bantu Liverpool Kalahkan PSG
-
Timnas Indonesia Masih Bisa Lolos Piala Dunia 2026? FIFA Dikabarkan Gelar Play-off Tambahan
-
Tak Gentar Polemik Paspoortgate, Striker Subur Ini Tetap Impikan Bela Timnas Indonesia
-
Jens Raven Menangis Haru Saat Dapat Panggilan Perdana Timnas Indonesia Senior
-
Persib Bandung di Puncak, Federico Barba Tekankan Pentingnya Jaga Momentum
-
Persija Jakarta Kembali Menang, Allano Lima Makin Percaya Diri Hadapi Sisa Musim
-
Siap Tikung Persib, Borneo FC Nyatakan 7 Laga Sisa sebagai Partai Final
-
Vincent Kompany Salut Ada Pelatih Perempuan di Bundesliga, Pertama dalam Sejarah