Suara.com - Kemenangan telak diraih Italia di matchday ketujuh Grup C Kualifikasi Piala Eropa 2024. Menghadapi Makedonia Utara di Stadio Olimpico, Italia menghabisi tamunya 5-2.
Dengan tambahan tiga poin, Italia saat ini menempati posisi dua klasemen sementara Grup C dengan koleksi 13 poin. Kemenangan tersebut sekaligus membuka pintu bagi Gli Azzurri untuk lolos ke putaran final di Jerman.
Dalam pertandingan yang berlangsung pada Sabtu (18/11/2023) dini hari WIB, Italia yang mendominasi jalannya laga tidak butuh waktu lama untuk mengubah kedudukan.
17 menit bola bergulir, Matteo Darmian mencatatkan namanya di papan skor usai meneruskan umpan silang Giacomo Raspadori. Italia memimpin 1-0.
Sejumlah peluang didapat Italia di babak pertama ini, bahkan di menit 41 tuan rumah berhasil mendapat peluang emas lewat titik penalti setelah wasit menunjuk titik putih menyusul handball Nikola Serafimov.
Stole Dimitrievski berhasil membendung eksekusi penalti Jorginho, namun bola liar langsung disambar Federico Chiesa. Italia unggul 2-0.
Chiesa kembali mencetak gol di menit 45+2 usai menyambar sodoran bola dari Domenico Berardi sekaligus menutup babak pertama 3-0 bagi Italia.
Di babak kedua, Makedonia Utara mencoba bangkit. Tujuh menit bola bergulir di paruh kedua pertandingan, mereka berhasil memangkas jarak lewat gol Jani Atanasov.
Atanasov kembali mencatatkan namanya di papan skor di menit 74 setelah sepakan kerasnya menjebol gawang Italia. Bola yang mengenai bada Acerbi membuat Donnarumma mati langkah. Skor berubah 3-2.
Memasuki menit 81, Italia kembali menjauh. Menerima umpan Barella, Raspadori memperdayai bek lawan sebelum melepaskan tendangan keras dengan kaki kirinya yang gagal diantisipasi Dimitrievski.
Memasuki masa injury time, gawang Dimitrievski kembali bergetar. Stephan El Shaarawy yang masuk menggantikan Berardi mencatatkan namanya di papan skor sekaligus mengunci kemenangan Gli Azzurri menjadi 5-2.
Susunan pemain
Italia: Gianluigi Donnarumma, Matteo Darmian, Federico Gatti, Francesco Acerbi, Federico Dimarco, Nicolo Barella, Jorginho (Bryan Cristante 62'), Giacomo Bonaventura (Davide Frattesi 62'), Domenico Berardi (Stephan El Shaarawy 76'), Giacomo Raspadori (Gianluca Scamacca 90'), Federico Chiesa (Nicolo Zaniolo 62').
Makedonia Utara: Stole Dimitrievski, Visar Musliu, Nikola Serafimov, Jovan Manev (Stefan Ashkovski 46'), Ezgjan Alioski, Arijan Ademi (Jani Atanasov 46'), Agon Elezi (Isnik Alimi 64'), Bojan Dimovski, Enis Bardhi, Eljif Elmas (Darko Churlinov 72'), Bojan Miovski (Milan Ristovski 46').
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Skenario Tanpa Jay Idzes: 3 Nama Bisa Gantikan Sang Kapten di Lini Belakang Timnas Indonesia
-
Julian Alvarez Ingin Tinggalkan Atletico Madrid, Dua Klub Ini Mengintai
-
Tak Masuk Skuad Spanyol ke Piala Dunia 2026, Bek Real Madrid Beri Respons Menohok
-
Cesc Fabregas Tegaskan Bertahan di Como Usai Lolos ke Liga Champions
-
Erling Haaland Janji Norwegia Akan Tampil Kreatif dan Menghibur di Piala Dunia 2026
-
Kabar Cedera Jay Idzes di Pekan Penutup Serie A dan Dampaknya Jelang Gabung Timnas Indonesia
-
Arne Slot Ungkap Biang Kegagalan Liverpool Musim Ini
-
Tampil Gemilang, Emil Audero Sabet Predikat Raja Saves Serie A Musim Ini
-
Rekam Jejak Igor Tolic, Sosok yang Gantikan Bojan Hodak Sebagai Pelatih Baru Persib Bandung
-
Pelatih Interim Chelsea Akui Inkonsistensi Jadi Penyebab Gagal ke Eropa