Suara.com - Asnawi Mangkualam, pesepakbola Indonesia yang bermain untuk Jeonnam Dragons, menerima sorotan sekaligus apresiasi dari pelatihnya, Lee Jang Kwan, setelah menutup kompetisi babak reguler K-League 2 2023. Lee Jang Kwan mengungkapkan pandangannya tentang kemampuan Asnawi, mengharapkan agar pemain asal Indonesia tersebut dapat meningkatkan keterampilannya di lapangan.
Menurut Lee Jang Kwan, sebagai perwakilan Indonesia di Korea Selatan, Asnawi seharusnya memperlihatkan keterampilan yang lebih unggul.
"Sebagai pelatih ada banyak situasi, tetapi ada beberapa hal yang mengecewakan. Sebagai pemain yang mewakili Indonesia, sebaiknya dia punya skill yang lebih," kata Lee Jang Kwan.
Pernyataan ini diungkapkan Lee Jang Kwan ketika memberikan tanggapannya terhadap musim penampilan Asnawi, sebagaimana dilansir dari Sports-g.
Kritik dari pelatih tidak hanya berfokus pada kemampuan permainan Asnawi, tetapi juga mencakup insiden kartu merah yang dialaminya saat melawan Gyeongnam pada bulan September yang lalu.
"Ada banyak situasi yang dihadapinya musim ini, termasuk kartu merah yang diterimanya."
Meskipun memberikan kritik, Lee Jang Kwan tetap optimis terhadap perkembangan Asnawi di masa mendatang.
Pelatih tersebut mengakui bahwa ini adalah bagian dari proses perkembangan pemain.
Lee Jang Kwan meyakini bahwa Asnawi memiliki dasar keterampilan yang baik, dan sambil menyatakan bahwa pemain tersebut perlu terus berkembang, ia juga memberikan pujian.
Baca Juga: Beda Nasib, Asnawi Mangkualam Gagal Bawa Jeonnam Dragons Promosi ke K League 1
Jeonnam Dragons menyelesaikan babak reguler K-League 2 di peringkat ketujuh dalam klasemen akhir.
Posisi ini membuat tim tersebut tidak berhasil melangkah ke zona play-off promosi K-League 1 karena hanya lima tim teratas yang memenuhi syarat.
Meskipun demikian, Asnawi tampil di 26 pertandingan K-League 2 selama musim ini, menunjukkan kontribusinya yang signifikan dalam tim.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey