Suara.com - Asisten pelatih timnas Indonesia, Nova Arianto memberikan wejangan untuk anak asuhnya jelang melawan Australia di 16 besar Piala Asia 2023, Minggu (28/1/2024) di Stadion Jassim Bin Hamad, Qatar pukul 18.30 WIB.
Nova Arianto menjadi salah satu sosok di balik lolosnya timnas Indonesia dari fase grup Piala Asia 2023.
Menariknya saat masih menjadi pemain profesional, Nova Arianto juga pernah menghadapi Australia. Momen itu terjadi pada Kualifikasi Piala Asia 2011 silam.
Akan tetapi, skuad Garuda saat itu kalah tipis 0-1 atas Socceroos. Nova Arianto dkk pun harus absen di ajang Piala Asia 2011.
Kini situasinya berbeda, karena Nova akan kembali bertemu Australia sebagai staf pelatih timnas Indonesia.
Pelatih berusia 45 tahun ini memberikan wejangan ke pemain timnas Indonesia untuk menjaga mental agar tidak minder.
"Kembali bertemu Australia dengan situasi yang berbeda pastinya. Pemain harus bisa mengubah pikiran, tetap fokus dan jangan pernah lepas mental," tulis Nova di keterangan postingan Instagram.
Nova Arianto menegaskan para pemain harus berjuang sepenuhnya. Sebab, kesempatan ini tidak datang dua kali.
"Karena perjuangan kita belum selesai dan kesempatan tidak akan datang dua kali. Selama bola masih bundar kesempatan kita akan selalu ada maka perjuangkan dan jangan pernah menjadi pertandingan yang kita sesali setelah pertandingan usai," tegasnya.
Baca Juga: Pelatih Australia Serius Intip Strategi Timnas Indonesia: Kami Harus Menang
Berita Terkait
-
Kisah Shin Tae-yong Hajar Pelatih Australia Graham Arnold 5-0 di Level Klub
-
Hitung-hitungan Ranking FIFA Indonesia jika Kalahkan Australia di 16 Besar Piala Asia 2023
-
Jadi Wasit Laga Timnas Indonesia vs Australia, Mohammed Abdulla Hassan Pernah Rugikan Skuad Garuda di Final Piala AFF
-
4 Pemain Timnas Indonesia yang Selalu Tampil Penuh di Fase Grup Piala Asia 2023, Pratama Arhan Termasuk
-
Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia Hadapi Australia, Siapa Bakal Patahkan Gempuran The Socceroos?
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey