Suara.com - Asisten Pelatih Shin Tae-yong, Nova Arianto mengenang momentum saat berjumpa Australia ketika berseragam Tim nasional Indonesia. Sadar tidak mudah, ia memberikan beberapa wejangan kepada penggawa Timnas Indonesia saat ini.
Timnas Indonesia akan berhadapan dengan Australia pada babak 16 besar Piala Asia 2023 di Stadion Jassim bin Hamad, Doha, Minggu (28/1/2024). Ini menjadi pertemuan kesekian kali bagi Nova Arianto.
Nova Arianto ternyata pernah berhadapan dengan Australia selama ia membela timnas Indonesia sebagai pemain. Itu terjadi pada ajang Kualifikasi Piala Asia di Stadion Suncord Brisbane pada 3 Maret 2010.
BACA JUGA: 2 Komentar Menarik Pelatih Jepang Usai Taklukkan Timnas Indonesia di Piala Asia 2023
Ketika itu Timnas Indonesia dilatih Benny Dollo. Skor akhir pun kalah 0-1 meski Timnas Indonesia dihuni pemain-pemain seperti Bambang Pamungkas dan Budi Sudarsono.
Dalam kesempatan ini Nova Arianto berpesan kepada para pemain agar tidak memikirkan hasil-hasil pertemuan kedua tim sebelumnya. Ia ingin anak asuh Shin Tae-yong fokus supaya bisa memenangi pertandingan.
Baginya bukan tidak mungkin Timnas Indonesia bisa menang. Meski harus diakui secara statistik skuad Garuda kalah dari The Socceroos.
“Kembali bertemu Australia dengan situasi yang berbeda pastinya pemain harus mengubah pikiran,” tulis Nova Arianto sebagaimana dikutip dari Instagram pribadinya, Sabtu (27/1/2024).
“Tetap fokus dan jangan pernah lepas mental. Karena perjuangan kita belum selesai dan kesempatan tidak akan datang dua kali."
Baca Juga: Kisah Shin Tae-yong Hajar Pelatih Australia Graham Arnold 5-0 di Level Klub
“Selama bola masih bundar, kesempatan kita akan selalu ada, maka perjuangkan dan jangan pernah menjadikan pertandingan yang kita sesai setelah pertandingan usai,” tuturnya.
Australia lolos ke babak 16 besar dengan status Juara Grup B berkat kemenangan atas India (2-0) dan Suriah (1-0) serta imbang 1-1 melawan Uzbekistan di babak penyisihan. Kondisi ini membuat Timnas Indonesia jadi underdog.
Timnas Indonesia mendapatkan tiket ke babak knock-out dari jalur peringkat tiga terbaik bersama Palestina, Suriah, dan Yordania. Skuad Garuda meraih satu kemenangan dan menelan dua kekalahan di Grup D.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Isi Proposal OJK dan BEI ke MSCI: Janji Ungkap Penerima Manfaat Akhir Saham RI
-
MSCI Buka Suara Usai Diskusi dengan BEI, OJK dan KSEI Perihal IHSG
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
Terkini
-
Benzema Resmi Tinggalkan Al Ittihad, Bergabung ke Rival Al Hilal di Liga Pro Saudi
-
Dewa United Benarkan Dekati Ivar Jenner, Petinggi Klub Ungkap Alasannya
-
Resmi ke Ajax, Maarten Paes Sampaikan Pesan Mengharukan untuk FC Dallas
-
Eks Pelatih Timnas Indonesia Diperiksa Petugas Pajak, Ada Masalah Apa?
-
Aroma Eropa Kian Kental, Dedi Kusnandar Siap Serap Ilmu Layvin Kurzawa dan Thom Haye
-
Mesin Gol Liga Australia Berpotensi Jadi Pemain Naturalisasi Pertama John Herdman
-
Dedi Kusnandar Bicara Peran Layvin Kurzawa di Persib: Bukan Sekadar Nama Besar
-
3 Kerugian Ivar Jenner jika Pilih Berkarier di Super League usai Tinggalkan FC Utrecht
-
Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta, Kemunduran atau Kemajuan Karier?
-
Bos Ajax Amsterdam: Maarten Paes Rajin, Mentalitas Tinggi dan Kiper Berbakat