Suara.com - Alasan kalahnya Timnas Indonesia dari Australia diklaim Shin Tae-yong bukan karena kualitas pemain. Timnas Indonesia menampilkan performa yang cukup baik, kekurangan pengalaman dan konsentrasi menjadi penyebab utama kekalahan mereka.
Meskipun bermain cukup baik sepanjang 90 menit, Timnas Indonesia harus menerima kekalahan telak dari Australia.
Elkan Baggott dan rekan-rekannya tampil dengan cukup baik, namun kecerdasan Australia dalam memanfaatkan celah-celah di pertahanan membuat mereka mampu mencetak empat gol.
Shin Tae-yong mengidentifikasi dua perbedaan kunci antara Timnas Indonesia dan Australia.
"Kami tidak kalah dalam konteks performa, mereka bermain bagus dan menjalankan instruksi saya dengan baik. Tetapi memang unsur pengalaman masih dibutuhkan oleh pemain kami," kata Shin Tae-yong dalam jumpa pers usai laga.
Selain itu menurut Shin Tae-yong, kekurangan pengalaman dan konsentrasi menjadi alasan utama kekalahan itu.
"Pemain dan pelatih Australia jelas memiliki pengalaman yang lebih luas," tambahnya.
Baca Juga: Dendy Sulistyawan Curhat usai Jadi 'Cadangan Mati' Timnas Indonesia di Piala Asia 2023
Timnas Indonesia harus kebobolan empat gol dalam pertandingan melawan Australia.
Sebagaimana yang dijelaskan Shin, gol-gol tersebut terjadi terutama pada menit-menit akhir pertandingan.
Di akhir babak pertama, gawang Indonesia kebobolan satu gol. Sedangkan di penghujung babak kedua, dua peluang Australia berhasil berbuah gol dan mengubah skor pertandingan.
Shin Tae-yong juga memuji penampilan anak asuhnya dalam pertandingan tersebut.
Shin Tae-yong mengaku puas dengan perkembangan para pemainnya selama memainkan empat pertandingan di Piala Asia 2023 di Qatar.
"Kami tetap menunjukkan perkembangan karena pemain bermain dengan baik, mereka mengikuti arahan dan instruksi di setiap pertandingan," kata Shin Tae-yong.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan