Suara.com - Hasil drawing atau pengundian Semifinal Pegadaian Liga 2 Sepak Bola Indonesia resmi diumumkan. Hasilnya, cukup bikin geleng – geleng kepala karena tim dari Aceh akan bertemu dengan tim dari Biak, Papua. Biaya naik pesawat Aceh – Biak bolak – balik pun dipertanyakan para netizen lantaran akan sangat mempengaruhi pengeluaran manajemen tim.
Seperti diketahui, dalam semifinal Liga 2, Persiraja Banda Aceh akan bertemu dengan PSBS Biak. Mereka akan bertanding dua kali masing – masing di kandang Persiraja Banda Aceh pada 25 Februari 2024 dan PSBS Biak pada 29 Februari 2024. Lantas berapa pengeluaran hanya untuk transportasi yang harus ditanggung oleh tim?
Melansir berbagai sumber, ada dua maskapai yang menyediakan layanan penerbangan Banda Aceh – Biak, yakni Lion Air dan Garuda Indonesia. Itu pun tak saban hari.
Jadwal terdekat Lion Air adalah Jumat, 9 Februari 2024, sementara jadwal terdekat untuk Garuda Indonesia adalah 6 Maret 2024. Lion Air mematok harga Rp5.159.400 per penumpang. Sementara tiket untuk Garuda Indonesia dibanderol Rp6.898.200. Bisa dibayangkan, jika satu tim membawa sedikitnya 30 orang termasuk pemain, pelatih, dan pengurus klub, maka mereka harus merogoh kantong lebih dari Rp150 juta sekali terbang.
Biaya ini belum termasuk jika ada tambahan bagasi atau waktu yang harus dikorbankan selama perjalanan. Setiap penumpang hanya memiliki kapasitas maksimal bagasi 20 kg. Belum lagi lama penerbangan yang mencapai 14 jam 40 menit dengan tiga kali transit dari Banda Aceh ke Biak.
Untuk rute sebaliknya, yakni Biak – Banda Aceh bahkan harganya lebih mahal. Jadwal penerbangan terdekat adalah Rabu, 7 Februari 2024 dengan maskapai Garuda Indonesia. Harganya tak tanggung – tanggung, yakni Rp8.143.800. Itu artinya jika satu tim membawa 30 orang termasuk pemain, pelatih, dan kru, maka jumlah uang yang harus dikeluarkan adalah Rp240 juta.
Bukan hanya harganya yang selangit, waktu penerbangan pun membutuhkan 48 jam atau dua hari. Rutenya dari Biak menuju Jayapura. Kemudian dari Jayapura ke Jakarta, dan terakhir dari Jakarta ke Banda Aceh.
Hasil pengundian Liga 2 ini pun menuai banyak tanggapan dari netizen. Sebagian menyayangkan lantaran sistem Liga 2 tidak efektif kemudian menyarankan agar pengelola Liga 2 membuat zona pertandingan. “Ini napa pssi ga buat main zona aja kek dl.. sekelas NBA aja main zona area jg.. ini indo antar pulau aja harga tiket pesawat lbh mahal drpd keluar negri.. ini klo ga dr duit haram ga akan nutup biayanya,” kata dia.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Baca Juga: Mimpi Buruk Sepak Bola Jawa: Tak Ada Wakil yang Promosi Liga 1 Musim Depan
Berita Terkait
-
Jadwal Lengkap Semifinal Liga 2 2023-2024: Persiraja vs PSBS dan Malut United vs Semen Padang
-
3 Fakta Menarik Babak Semifinal Liga 2 2023/2024, Perang Bintang Eks Liga 1
-
Daftar Tim yang Terdegradasi di Liga 2 2023-2024, Dua Tim Legendaris Selamat
-
Tim Pulau Jawa Tak Masuk, Ini Deretan Tim yang Melaju ke Semifinal Liga 2 2023-2024
-
Mimpi Buruk Sepak Bola Jawa: Tak Ada Wakil yang Promosi Liga 1 Musim Depan
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Jurgen Klopp Buka Peluang Latih Timnas Jerman
-
Data dan Fakta usai Brasil Hajar Jepang: Rekor Casemiro hingga Kutukan Samurai Biru
-
Marcos Llorente Bongkar Cara Spanyol Kalahkan Austria: Kasih Saja Bola ke Lamine Yamal
-
Magis Carlo Ancelotti! Ketenangannya Selamatkan Brasil dari Aib Terburuk di Piala Dunia 2026
-
Julian Nagelsmann Nilai Timnas Jerman Bukan Lagi Tim Elite Dunia Usai Gugur di Piala Dunia 2026
-
Noussair Mazraoui Sesumbar usai Depak Belanda: Maroko Kini Sejajar dengan Tim Elit Dunia
-
Hajime Moriyasu Menilai Jarak Kualitas Jepang dan Brasil Kini Semakin Menipis
-
Eksperimen Gagal Ronald Koeman! Belanda Dihajar Maroko saat Pakai 5 Bek Lagi Setelah 2 Tahun
-
Mariano Peralta Pilih Persib Dibanding Persija karena Ingin Tampil di Asia?
-
Martinelli: Kami Percaya Diri karena Carlo Ancelotti Bersikap Tenang di Pinggir Lapangan