Suara.com - Legenda Lazio, Miroslav Klose mengingatkan mantan timnya itu agar benar-benar mewaspadai ketajaman penyerang Bayern Munich, Harry Kane ketika kedua tim bertemu pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions di Stadion Olimpico, Roma, Italia, Kamis (15/2/2024) dini hari WIB nanti.
Sebagai mantan striker, Miroslav Klose tampaknya benar-benar menyadari kualitas mumpuni Harry Kane sebagai seorang ujung tombak.
Eks bomber maut Timnas Jerman itu mendesak Lazio untuk mematikan pergerakan Kane di sepanjang pertandingan nanti.
"Lini pertahanan Lazio harus benar-benar fokus karena Kane tidak akan memberikan ampun," kata Klose yang membela panji Lazio pada periode 2011-2026, seperti dilansir Football Italia, Rabu (14/2024).
"Sebagai penyerang, Kane adalah pemain yang komplet. Merupakan sebuah kewajiban Lazio mematikan pergerakannya sepanjang laga nanti. Saya kira dia adalah bintang Bayern yang paling berbahaya," sambung pria 45 tahun yang juga sempat berkostum Bayern pada 2007-2011 tersebut.
"Dia sudah mencetak 20 atau 25 gol dalam musim pertamanya (di Bayern), hanya dalam beberapa bulan."
Klose juga menyatakan sebenarnya baik Lazio maupun Bayern memiliki gaya bermain hampir sama di bawah kepelatihan Maurizio Sarri dan Thomas Tuchel.
Klose menilai kedua tim cenderung menguasai bola dan mengatur jarak antar lini yang sangat dekat, namun ia menilai Bayern memiliki skuad lebih lengkap.
Meski punya kedekatan emosional dengan Biancoceleste --julukan Lazio, pemain yang mengantarkan Timnas Jerman menjuarai Piala Dunia 2014 itu memprediksi Bayern akan menang tandang dini hari nanti.
"Ada banyak pemain (Bayern) yang cedera, tapi saya yakin situasi akan berkembang. Lazio sepertinya berada dalam masalah," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Hotel Timnas Inggris Dikelilingi Barikade Anti-Teror dan Zona Anti-Drone
-
Harry Kane Sebut Declan Rice Bakal Gendong Timnas Inggris di Piala Dunia 2026
-
Pembuktian Harry Kane sebagai Striker Tertajam di Planet, Bisakah Bawa Inggris Juara Piala Dunia?
-
Bayern Munich Tertarik Rekrut Marcus Rashford, tapi Gaji Jadi Kendala Utama
-
Harry Kane Buka Suara soal Kondisi Christian Eriksen, Sebut Ada Keputusan Besar yang Menanti
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Jelang Hadapi Maroko, Carlo Ancelotti Ingatkan Pemain Brasil Soal Ini
-
'Kang Asgar' Brasil Jadi Faktor X Neymar Dkk Jelang Laga Perdana Piala Dunia 2026
-
Pekerja di Brasil Bisa Nonton Piala Dunia 2026 Tanpa Takut di PHK atau Potong Gaji, di Indonesia?
-
Ngeri! Mayat Dalam Bagasi Terbungkus Plastik Hitam Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran
-
Ramalan Kabala Nostradamus: Dua Raksasa Ini Bakal Bertemu di Final Piala Dunia 2026
-
Tak Hanya Jago Taktik, Skill Poliglot Carlo Ancelotti Bisa Jadi Senjata Rahasia Brasil
-
Disia-siakan Arsenal! Folarin Balogun Jelmaan Ian Wright yang Mengamuk di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Brasil vs Maroko: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti