Suara.com - Pelatih Persikabo 1973 memiliki beban yang sangat berat. Harus meloloskan tim dari degradasi disaat tim sedang jadi pengungsi.
Seperti diketahui, di Liga 1 2023/2024, Persikabo nyaris tidak bermain di markas mereka sendiri Stadion Pakansari, Bogor. Tim berjuluk Laskar Padjajaran itu lebih banyak menghabiskan laga kandang di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang.
Kini, Persikabo 1973 tidak lagi bisa memakai Wibawa Mukti. Sama seperti Pakansari, Wibawa Mukti sedang direnovasi.
Baca Juga: Gol Robert Lewandowski Dibalas Victor Osimhen, Napoli vs Barcelona Imbang 1-1
Lantas, bagaimana cara Pelatih Aji Santoso mengatasi situasi ini? Padahal, jika tidak mengungsi ke tempat lain, Persikabo bisa mendapat tambahan kekuatan dari dukungan suporter.
Seperti diketahui, Persikabo memilih memakai Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali. Jarak yang sangat jauh bagi Persikabo fans mendukung tim kesayangannya itu.
Aji Santoso menerangkan situasi seperti ini seharusnya tidak begitu masalah untuk pemain. Dimas Drajad dan kawan-kawan hanya tinggal adaptasi dengan lingkungan baru.
"Tentunya kandang kami (Stadion Pakansari) tidak bisa dipakai karena ada renovasi, tentu kami harus pindah homebase. Tapi menurut saya tidak terlalu bermasalah," kata Aji Santoso dalam keterangannya, Rabu (21/2/2024).
"Kami perlu adaptasi dengan cuaca di tempat kami (Bogor). Kami sudah satu Minggu melakukan adaptasi dengan situasi di Bali," jelasnya.
Persikabo 1973 saat ini sedang posisi yang gawat. Mereka menduduki posisi 17 dengan 17 poin.
Jika tak segera bangkit, Laskar Padjajaran bisa turun kasta. Oleh sebab itu, Aji berharap pemain bisa memiliki motivasi berlebih meski akan minim dukungan suporter.
"Memang sih lebih baik ada suporter. Tapi kalau tidak (ada) suporter, saya ingatkan kepada pemain Sepak bola adalah kehidupan mereka (pemain)," ucap Aji.
"Ada atau tidak ada penonton mereka harus tampil maksimal. Karena saya sudah sampaikan kepada seluruh pemain, 10 pertandingan ini adalah final," pungkas mantan pelatih Persela Lamongan itu.
Terdekat, Persikabo 1973 akan melawan pemuncak klasemen Liga 1 yaitu Borneo FC. Duel tersaji di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Kamis (22/2/2024).
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Optimis Lawan Iran, Brian Ick: Kami Tak Ingin Kalah di Rumah Sendiri
-
John Herdman Buka Peluang bagi Pemain Terpinggirkan Kembali ke Timnas Indonesia
-
Shayne Pattynama Berharap Timnas Indonesia juga Bisa Sehebat Tim Futsal
-
John Herdman Nilai Timnas Indonesia Layak 5 Besar Asia Dengan Skuad Saat Ini
-
Erick Thohir Buka Suara Timnas Futsal Indonesia ke Final Piala Asia 2026
-
Mentalitas Juara Iran, Tak Gentar Hadapi Teror Suporter Timnas Futsal Indonesia
-
Jelang Final Piala Asia Futsal 2027, Hector Souto: Iran yang Seharusnya Tertekan
-
Kapten Jepang Menangis di Senayan, Akui Atmosfer Indonesia Arena Bikin Merinding
-
Kutukan Iran Terhadap Pelatih Spanyol, Indonesia Punya Peluang di Final Piala Futsal Asia 2026?