Suara.com - Timnas Indonesia dihadapkan pada situasi yang menantang saat menyambut Vietnam dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Kamis malam (20/3/2024) WIB.
Dalam pertandingan tersebut, Timnas Indonesia dipastikan akan kehilangan beberapa pemain kunci, termasuk Elkan Baggott, Jordi Amat, Yance Sayuri, dan Asnawi Mangkualam.
Absennya Baggott, Amat, dan Sayuri disebabkan oleh cedera, sementara Mangkualam terpaksa absen akibat akumulasi kartu kuning.
BACA JUGA: Timnas Jerman Dipastikan Tanpa Manuel Neuer Saat Hadapi Prancis dan Belanda
Di samping kehilangan empat pemain tersebut, Timnas Garuda juga tidak bisa mengandalkan Ragnar Oratmangoen dan Thom Haye yang baru saja dinaturalisasi, keduanya baru bisa tampil dalam pertandingan berikutnya di My Dinh International, 26 Maret.
Meskipun demikian, pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, mendapat tambahan kekuatan dengan kedatangan dua pemain baru yang baru dinaturalisasi, yaitu Jay Idzes dan Nathan Tjoe-A-On.
Tentu saja, dengan absennya beberapa pemain kunci, formasi skuad Garuda pun harus diatur kembali saat menghadapi Vietnam. Prediksi formasi yang mungkin akan digunakan adalah 4-3-3.
BACA JUGA: Bek Vietnam Remehkan Pemain Lokal Timnas Indonesia, Kualitas Skuad Naturalisasi Lebih Bagus
Ketidakhadiran Ernando Ari Sutaryadi kemungkinan besar akan memberi kesempatan kepada Nadeo Argawinata untuk berada di pos penjaga gawang utama dalam pertandingan tersebut.
Baca Juga: Dua Alasan Mengapa Timnas Indonesia Miliki Kans Besar untuk Kandaskan Vietnam
Nadeo, yang merupakan kiper paling berpengalaman dalam skuad saat ini, diyakini akan mampu menunjukkan performa terbaiknya, terutama karena telah memiliki pengalaman menghadapi Vietnam sebelumnya.
Dengan absennya Asnawi, Jordi, dan Elkan, STY (Shin Tae-yong) dihadapkan pada tugas sulit untuk menemukan komposisi yang sesuai, mengingat ketiganya merupakan elemen kunci dalam tim.
Kemungkinan, Shin Tae-yong akan menempatkan Sandy Walsh, Jay Idzes, Justin Hubner, dan Nathan di lini belakang.
Di lini tengah, komposisi tampaknya tidak akan berubah banyak dari Piala Asia 2023. STY akan memasang Ivar Jenner, Marc Klok, dan Marselino Ferdinan, dengan peran masing-masing dalam strategi tim.
Sementara di lini depan, STY diprediksi akan mempercayakan Yakob Sayuri, Rafael Struick, dan Egy Maulana Vikri untuk membongkar pertahanan lawan.
Jika diperlukan, Ramadhan Sananta atau Hokky Caraka siap dimanfaatkan untuk memberikan alternatif dalam menyerang, terutama jika pertandingan memasuki kondisi stagnan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?