Suara.com - PSS Sleman harus puas berkmain imbang kontra Persik Kediri dengan skor 4-4 dalam laga pekan ke-33 BRI Liga 1 2023/2024 di Stadion Brawijaya, Rabu (24/4/2024) malam WIB. Menariknya, tiga dari empat gol Persik dicetak dari tendangan penalti.
Banjir gol sudah terjadi di babak pertama. Kedua tim tampil ngotot hingga saling menciptakan banyak peluang yang berujung hujan gol.
PSS Sleman unggul terlebih dahulu pada menit keenam. Jonathan Bustos mencatatkan namanya di papan skor usai memanfaatkan kesalahan dari barisan pertahan Persik.
Baca juga: Cetak Sejarah, Prabowo Ikut Doakan Timnas Indonesia Bisa Hajar Korsel di Piala Asia U-23
Gol balasan Persik tercipta dari titik putih usai M Ridwan melanggar Supriadi di kotak terlarang. Flavio Silva berhasil mengeksekusi tendangan penalti pada menit ke-19 sekaligus mengubah kedudukan menjadi 1-1.
PSS kembali unggul melalui sundulan Thales De Matos setelah memanfaatkan umpan tendangan pojok Jonathan Bustos pada menit ke-23.
PSS Sleman melebarkan jarak menjadi 3-1 usai Esteban Vizcarra mencetak gol. Itu setelah memanfaatkan umpan terobosan Jonathan Bustos pada menit ke-27.
Persik kembali dapat hadiah penalti pada menit 41. Lagi-lagi M Ridwan melakukan pelanggaran di kotak terlarang. Flavio Silva yang menjadi algojo lagi sukses melakukannya yang membuat dirinya cetak brace di laga ini.
Sampai dengan turun minum skor 3-2 untuk keunggulan PSS tidak berubah.
Baca Juga: The Great Escape, Arema FC Bidik Sapu Bersih Kemenangan di Dua Laga Sisa BRI Liga 1
Belum lama babak kedua bergulir, PSS harus bermain dengan 10 orang. Jonathan Bostus diganjar dua kali kartu kuning sehingga harus mandi lebih cepat pada menit ke-51.
Lagi-lagi gol Persik tercipta dari titik putih. Flavio kembali sukses menjadi eksekutor sekaligus menyamakan kedudukan menjadi 3-3 pada menit 60.
Selain banjir gol, wasit yang memimpin jalannya pertandingan juga enteng kartu. Sampai dengan menit ke-75 sudah enam kartu kuning dan satu merah dikeluarkan untuk PSS. Sedangkan Persik sudah dua kali dapat kartu kuning.
Babak kedua seperti ada penurunan tempo. Persik dan PSS agak kalem dalam menyerang tidak agresif seperti di babak pertama.
Hingga pada akhirnya Persik membalikkan keadaan. Umpan Jose Valente sukses diteruskan oleh Faris Aditama menjadi sebuah gol pada menit 84 sekaligus mengubah kedudukan menjadi 4-3.
Belum menyerah, lima menit setelahnya PSS menyamakan kedudukan menjadi 4-4. Jihad Ayoub sukses mencatatkan namanya di papan skor.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Derbi Mataram PSIM vs Persis Tanpa Pemenang, Milo Puas Laskar Sambernyawa Curi Poin
-
Optimis Lawan Iran, Brian Ick: Kami Tak Ingin Kalah di Rumah Sendiri
-
John Herdman Buka Peluang bagi Pemain Terpinggirkan Kembali ke Timnas Indonesia
-
Shayne Pattynama Berharap Timnas Indonesia juga Bisa Sehebat Tim Futsal
-
John Herdman Nilai Timnas Indonesia Layak 5 Besar Asia Dengan Skuad Saat Ini
-
Erick Thohir Buka Suara Timnas Futsal Indonesia ke Final Piala Asia 2026
-
Mentalitas Juara Iran, Tak Gentar Hadapi Teror Suporter Timnas Futsal Indonesia
-
Jelang Final Piala Asia Futsal 2027, Hector Souto: Iran yang Seharusnya Tertekan
-
Kapten Jepang Menangis di Senayan, Akui Atmosfer Indonesia Arena Bikin Merinding
-
Kutukan Iran Terhadap Pelatih Spanyol, Indonesia Punya Peluang di Final Piala Futsal Asia 2026?