Suara.com - Calon striker naturalisasi Timnas Indonesia, Jens Raven, ramai dikritik netizen setelah langsung mencoba mencari keuntungan pasca diumumkan Ketum PSSI, Erick Thohir.
Seperti diketahui, Erick Thohir belum lama ini mengumumkan bahwa pihaknya tengah menjalankan proses naturalisasi dua pemain keturunan, Calvin Verdonk dan Jens Raven.
Hal itu disampaikan sosok yang juga Menteri BUMN RI itu melalui keterangan dalam unggahan video di akun Instagram resminya, @erickthohir, Selasa (30/4/2024) malam WIB.
Erick mengumumkan proses naturalisasi Calvin Verdonk dan Jens Raven bersamaan dengan informasi resminya kiper Maarten Paes menjadi warga negara Indonesia (WNI).
Nah, usai diperkenalkan Erick Thohir, Jens Raven langsung membuat pengumuman ruang eksklusif berlangganan berbayar di Instagram.
Aksi itu pun memantik perhatian pecinta sepak bola Indonesia. Salah satunya di akun TiTok @bolabroh yang langsung memberikan kritikan.
Ia mengunggah story promosi Jens Raven dan kemudian memberikan kritikan.
"Baru juga salaman sudah buat eksklusif. Kacau-kacau," kata sang pemilik akun.
Ia juga mengingatkan kepada Jen Ravens untuk fokus pada karier dulu dan memberikan pembuktian kepada Timnas Indonesia.
Baca Juga: Pemain Kunci Irak Mau Habisi Timnas Indonesia Demi Olimpiade 2024: Mereka Tim Kuat
"Fokus kepembuktikan dulu deh raven, kalau Paes udah sering liat highlight permainannya soalnya. Emang sih hak kamu buat itu wkwk," imbuhnya.
Unggahan itu kemudian ramai disahut oleh netizen. Tak sedikit dari mereka yang setuju dengan apa yang disampaikan sang pemilik akun.
"Dia (jens raven) berpikir dia pemain hebat," tulis @ilh*****.
"Main aja blm udah buka exc," tulis @qo*****.
"Haha iya lagi, tolonglah tugas kalian itu main bola, bukan utk jadi seleb, fokus aja sama karir kalian dulu," sentil @90*****.
Jens Raven merupakan pemain berusia 18 tahun yang berposisi sebagai penyerang tengah. Pemain berpaspor Belanda ini punya tinggi badan mencapai 1,89 meter. Ia bermain untuk FC Dordrecht.
Berita Terkait
-
Pemain Kunci Irak Mau Habisi Timnas Indonesia Demi Olimpiade 2024: Mereka Tim Kuat
-
Link Live Streaming dan Jadwal Petandingan Timnas Indonesia vs Irak di Piala Asia U-23
-
Pelatih Venezia Kecewa Anak Asuhnya Sia-siakan Dua Gol Jay Idzes
-
Pelatih Irak: Timnas Indonesia Menang Lawan Australia, Yordania dan Korsel Bukan Kebetulan
-
Adem Banget, Kata Shin Tae-yong soal Wasit Kontroversial Jadi Hakim Timnas Indonesia vs Irak di Piala Asia U-23
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Mengenal Katia Itzel Wasit Wanita Meksiko Pertama di Piala Dunia 2026
-
Raul Jimenez Cs Tekuk Afsel 2-0, Pelatih Meksiko Ngamuk: Harusnya Menang 4-0!
-
Benarkah Shakira yang Tampil di Pembukaan Piala Dunia 2026? Ada Keanehan di Goyangan Pinggul
-
Kata-kata Wataru Endo Umumkan Pensiun dari Timnas Jepang, Apa Alasannya?
-
Kartu Merah Pertama Piala Dunia 2026, Sphephelo Sithole Coreng Laga Perdana Afrika Selatan
-
Kata-kata Julian Quinones Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026
-
Sejarah! Striker Meksiko Julian Quinones Jadi Pencetak Gol Pertama Piala Dunia 2026
-
5 Fakta Kemenangan Meksiko di Laga Perdana Piala Dunia 2026: Hujan Kartu Merah
-
Bentrokan Pecah di Pembukaan Piala Dunia 2026, Polisi dan Massa Saling Serang
-
Puluhan Ponsel Raib di Pembukaan Piala Dunia 2026, Polisi Curiga Ada Jaringan Copet Internasional