Suara.com - Ernando Ari tampil menterang bersama Timnas Indonesia U-23 dalam turnamen Piala Asia U-23 2024.
Meski gagal membawa Timnas Garuda masuk tiga besar, namun performa kiper Persebaya Surabaya itu tetap mendapat apresiasi.
Salah satu performa ciamiknya saat menepis sepakan penalti pemain Australia, Mohamed Toure di babak penyisihan, serta menggagalkan dua algojo penalti Korea Selatan di perempat final.
Baca Juga:
Stadion Abdullah bin Khalifa Saksi Bisu Kejayaan Timnas Indonesia: Dua Negara Tumbang!
Komang Teguh: Putra Kabupaten Bangli dan Pemain Pertama Indonesia yang Cetak Gol di Piala Asia U-23
Tak hanya itu saja, penjaga gawang berusia 22 tahun itu mencatatkan prestasi pribadi dalam turnamen debutan untuk Timnas Indonesia U-23.
Dari statistik, Ernando Ari sukses mencatatkan total 18 penyelamatan sepanjang enam pertandingan..
Jumlah itu sukses melampaui catatan finalis yakni Leo Kokubo (Jepang) dengan 15 saves dan kiper Vietnam, Quan Van Chuan dari Vietnam dengan 13 saves.
Baca Juga: Hayoooo! Dicemooh Netizen, Marselino Ferdinan Didukung Roberto Mancini ke Liga Italia
Catatan Ernando hanya bisa disaingi kiper Irak U-23, Hussein Hasan.
Meski punya catatan impresif, namun Ernando dinilai banyak pihak tampil flop saat melawan irak.
Penampilan flop dari pemain Persebaya Surabaya tersebut tentu mengingatkan para pencinta Timnas Indonesia terhadap perdebatan mereka beberapa waktu lalu terkait kedatangan Maarten Paes.
Pasalnya, sebagian kalangan menilai bahwa Timnas Indonesia tak membutuhkan pemain naturalisasi yang berposisi sebagai penjaga gawang, mengingat di tubuh skuat Garuda saat ini bercokol nama-nama berkelas seperti Ernando Ari Sutaryadi dan beberapa pemain lainnya.
Melansir video unggahan kanal YouTube RCTI Entertainment, Ernando yang selama ini dikenal sebagai penjaga gawang terbaik di Indonesia, turut andil dalam terciptanya gol penyama kedudukan dari Irak pada menit ke-27.
Bermaksud untuk meninju bola tandangan sudut pemain Irak, hal tersebut justru membuat bola melayang liar di area berbahaya Indonesia, dan pada akhirnya bisa dimanfaatkan oleh pemain Irak untuk menyamakan kedudukan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026, Jepang Hadapi Brasil, Belanda Tantang Maroko
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T