Suara.com - Keputusan PSSI menaikkan harga tiket dua pertandingan Timnas Indonesia pada lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia mendapatkan gugatan dari kelompok suporter setianya, La Grande Indonesia.
Jika dibandingkan dengan tiket-tiket pertandingan sebelumnya, harga tiket untuk dua laga sisa Timnas Indonesia ini mengalami lonjakan yang mencapai 100% alias meningkat sebanyak dua kali lipat.
Harga tiket termurah untuk duel melawan Irak dan Filipina yang telah dirilis PSSI pada Rabu (15/5/2024) itu berada di angka Rp250 ribu untuk kategori Upper Garuda alias tribune atas Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).
Baca Juga: Belum Setengah Hari, 50 Ribu Tiket Timnas Indonesia vs Irak Habis Terjual
Sementara itu, jika penonton ingin membeli tiket terusan untuk dua laga ini, harganya dibanderol sebesar Rp450 ribu. Adapun kategori Garuda North atau tribune utara dan Garuda South atau tribune selatan dijual Rp550 ribu. Untuk dua laga jadi Rp1 juta.
Sedangkan untuk tiket dengan kategori Garuda West (tribune barat) dan Garuda East (tribune timur) harganya mencapai Rp850 ribu. Untuk tiket terusan, harganya dibanderol senilai Rp1,5 juta.
Lalu, untuk kategori termahal, harganya mencapai Rp1,25 juta untuk kategori Premium West (VIP Barat) dan Premium East (VIP Timur). Jika ingin membeli secara terusan, harganya Rp2,25 juta.
Melonjaknya harga tiket yang diputuskan PSSI ini pun mendapat respons keras dari berbagai pihak, termasuk salah satunya kelompok suporter fanatik pendukung Timnas Indonesia, yakni La Grande Indonesia.
Suporter yang biasa menempati tribune utara itu mempertanyakan penyebab di balik keputusan PSSI menaikkan harga tiket tersebut. Sebab, federasi sampai saat ini masih bungkam soal kebijakan itu.
Baca Juga: Kisah Mirwan Suwarso saat Bawa Bambang Pamungkas Berkarier di Klub Eredivisie Belanda
“Harga tiket naik 100% apa penyebabnya kalau kami boleh tahu, PSSI? Harga sewa Stadion GBK naik? Biaya jasa keamanan naik?” tulis La Grande Indonesia melalui akun X @LaGrandeIndo, Rabu (15/5/2024).
Baca Juga: Jelang Lawan Timnas Indonesia, Irak Nyaris Kehilangan Pelatihnya
La Grande Indonesia bahkan mengkritik PSSI yang seolah-olah ingin memanfaatkan tren positif skuad asuhan Shin Tae-yong. Dengan kondisi semacam ini, mereka merasa nasionalismenya terasa digadaikan.
“Kurangnya sponsor? Ongkos produksi merch? Atau ingin memanfaatkan tren positif timnas senior dan pasca Piala Asia U-23 2024? Nasionalisme kami terasa digadaikan,” tulis La Grande Indonesia.
Keputusan PSSI menaikkan harga tiket ini memang tak bisa dilepaskan dengan meningkatnya animo Timnas Indonesia yang sedang tinggi-tingginya setelah meraih hasil positif selama tahun 2024.
Setelah sempat dua kali menumbangkan Vietnam pada Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, anak asuh Shin Tae-yong juga berhasil melaju hingga babak semifinal Piala Asia U-23 2024 dan nyaris lolos Olimpiade 2024 Paris.
Berita Terkait
-
Kisah Mirwan Suwarso saat Bawa Bambang Pamungkas Berkarier di Klub Eredivisie Belanda
-
Tak Cuma Sepak Bola, Erick Thohir Dan Shin Tae-yong Kompak dalam Urusan Isi Garasi
-
Jelang Turnamen Toulon, Timnas Indonesia U-20 Gelar TC di Markas Como 1907 Lawan Italia dan Jepang
-
Jelang Lawan Timnas Indonesia, Irak Nyaris Kehilangan Pelatihnya
-
Belum Setengah Hari, 50 Ribu Tiket Timnas Indonesia vs Irak Habis Terjual
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Semifinal Liga Champions: Enrique Sesumbar Sebut PSG Lebih Baik dari Bayern Munich
-
Bukan Snapdragon, Ini Alasan Mulia MU Ganti Sponsor Lawan Brentford
-
MU Bungkam Brentford dan Jauhi Kejaran Rival, Carrick: Tak Perlu Dirayakan
-
Dikepung Lawan Berat, Milomir Seslija Ogah Grusa-grusu Bawa Persis Solo Hindari Degradasi
-
Setelah Ole Romeny, 2 Bintang Timnas Indonesia Ini Juga Terancam Degradasi
-
Michael Olise Dibidik Liverpool dan Real Madrid, Bayern Munich Beri Tanggapan
-
Marc Klok Bicara Kondisi dan Mental Persib Bandung usai Dua Kali Imbang
-
Demi Piala Dunia 2026, Kylian Mbappe Rela Korbankan Real Madrid?
-
Libas PSM Makassar, Bali United Raih 3 Kemenangan Beruntun
-
Bojan Hodak Pastikan Mental Persib Bandung Tetap Kuat Meski Poin Disamai Borneo FC