Suara.com - Timnas Jerman siap menjajal kekuatan Timnas Skotlandia pada pertandingan pembuka Euro 2024 di Stadion Allianz Arena, Munich, Sabtu (15/6/2024) pukul 02:00 WIB. Jerman sebagai tuan rumah turnamen tentu mengincar hasil positif pada partai pembuka ini.
Selain Timnas Jerman dan Timnas Skotlandia, Grup A Euro 2024 juga dihuni Hungaria dan Swiss. Dua tim teratas di klasemen akhir grup akan lolos ke fase gugur, sementara empat tim peringkat ketiga terbaik dari enam grup yang ada di babak penyisihan juga akan lolos.
Bagi Die Mannschaft --julukan Timnas Jerman, Piala Eropa di rumah sendiri merupakan peluang emas untuk memperbaiki kegagalan berturut-turut di turnamen besar sejak Piala Dunia 2018, Euro 2020, hingga Piala Dunia 2022.
Euro 2024 ini menandai Piala Eropa pertama Timnas Jerman pasca rezim panjang Joachim Low sebagai pelatih, dan merupakan turnamen akbar kedua mereka sejak juru taktik pemenang Piala Dunia itu mengundurkan diri pada akhir Euro 2020, yang berakhir dengan eliminasi babak 16 besar yang menyedihkan di tangan Inggris.
Setelah Piala Dunia 2022 yang juga buruk bersama Hansi Flick, Jerman kini dibesut pelatih muda, Julian Nagelsmann yang sudah membuktikan kualitasnya di level klub di kompetisi lokal bersama RB Leipzig dan Bayern Munich.
Jerman asuhan Nagelsmann layak pede bisa menjuarai Grup A Euro 2024 setelah memenangi tiga pertandingan persahabatan dan sekali seri di tahun ini.
Die Mannschaft mengalahkan tim kuat Prancis dan Belanda pada bulan Maret sebelum bermain imbang dengan Ukraina dan mengalahkan Yunani awal bulan ini.
Namun yang perlu diingat, Jerman sebelum itu menelan dua kekalahan mengejutkan dari Austria dengan skor 0-2 serta Turki (2-3) pada penghujung 2023.
Sebagai tuan rumah Euro 2024, Jerman praktis juga lolos langsung ke turnamen tanpa melalui babak kualifikasi, yang berarti Ilkay Gundogan dan kawan-kawan sudah cukup lama tidak merasakan atmosfer laga kompetitif, dengan hanya melakoni serangkaian pertandingan persahabatan alias pertandingan uji coba saja.
Baca Juga: Penasaran Nasib Timnas Inggris sebagai Favorit Juara Euro 2024, Phil Foden sampai Temui Paranormal
Namun, mental tim Panser Jerman rasanya tak boleh diremehkan begitu saja.
Jerman setidaknya sukses mencapai semifinal di tiga kesempatan terakhir mereka menjadi tuan rumah turnamen besar. Die Mannschaft juga punya tiga gelar juara Piala Eropa yang diraih pada 1972, 1980 dan 1996.
Sementara ketika Jerman akan coba berupaya mengembalikan kejayaan merajai Eropa, di sisi lain, The Tartan Army --julukan Timnas Skotlandia-- bakal berusaha untuk pertama kalinya lolos ke fase gugur Euro.
Di era sepak bola modern, Skotlandia memang miskin tampil di turnamen besar, dengan mereka baru hanya akan memainkan pertandingan ke-10 di panggung Piala Eropa saat melawan Jerman nanti.
Skotlandia pun tercatat cuma berhasil mengklaim satu kemenangan, masing-masing pada fase grup Euro pada edisi 1992 dan 1996 sebelum tersingkir.
Skotlandia akhirnya sukses menembus putaran final Piala Eropa lagi pada Euro 2020 lalu. Namun, pada turnamen yang harus tertunda setahun karena pandemi COVID-19 itu, The Tartan Army juga memble dengan tanpa kemenangan dalam tiga laga fase grup mereka.
Sempat mengalahkan Spanyol di babak kualifikasi menuju Euro 2024 ini, namun Scott McTominay dan kawan-kawan tercatat cuma satu kali menang dalam sembilan laga internasional terakhirnya di lintas ajang.
Info Tim
Selain pemain seperti Leon Goretzka, Serge Gnabry, atau Timo Werner - yang semuanya tidak masuk seleksi karena berbagai alasan - bos Jerman, Julian Nagelsmann juga kehilangan gelandang Bayern Munich berusia 20 tahun, Aleksandar Pavlovic, karena serangan tonsilitis yang memaksanya untuk mundur dari skuad.
Emre Can dari Borussia Dortmund sudah dipanggil sebagai pengganti, namun Nagelsmann diperkirakan akan memilih double pivot dari pemain Bayer Leverkusen, Robert Andrich serta bintang Real Madrid yang akan pensiun dari sepak bola usai Euro 2024 ini, Toni Kroos, sebagai andalan lini tengah Jerman menghadapi Skotlandia.
Kemitraan Kroos dan Andrich akan membuat Ilkay Gundogan mengenakan ban kapten dari posisi 'nomor 10', namun Nagelsmann masih memiliki beberapa masalah di lini serang, di mana Leroy Sane dan Florian Wirtz berebut posisi di sisi sayap, sementara Niclas Fullkrug dan Kai Havertz bersaing untuk posisi tengah di lini depan.
Di sisi lain, Skotlandia mengalami sial setelah bomber utama mereka, Lyndon Dykes, terpaksa mundur dari skuad karena cedera pergelangan kaki yang dideritanya saat latihan pada awal Juni ini.
Pemain sayap Liverpool, Ben Doak, juga mengundurkan diri - meskipun ia menderita cedera lutut sejak bulan Desember 2023 dan merupakan panggilan yang mengejutkan.
Namun, pemain-pemain bintang yang main di Premier League seperti Andy Robertson, John McGinn dan Scott McTominay harusnya bisa mengambil tanggung jawab untuk coba 'menggendong' Skotlandia untuk membuat kejutan melawan Jerman di matchday pembuka ini.
Pertandingan Jerman vs Skotlandia dini hari nanti bisa Anda saksikan secara live streaming dengan mengklik link berikut.
Prakiraan Susunan Pemain
Jerman XI: Neuer; Kimmich, Tah, Rudiger, Mittelstadt; Kroos, Andrich; Musiala, Gundogan, Wirtz; Havertz.
Pelatih: Julian Nagelsmann (Jerman)
Skotlandia XI: Gunn; Hendry, Hanley, Tierney; Ralston, McTominay, Gilmour, Robertson; McGinn, Christie; Shankland.
Pelatih: Steve Clarke (Skotlandia)
Head to Head Jerman vs Skotlandia
08/09/2015 Skotlandia 2-3 Jerman (Kualifikasi Euro)
08/09/2014 Jerman 2-1 Skotlandia (Kualifikasi Euro)
11/09/2003 Jerman 2-1 Skotlandia (Kualifikasi Euro)
07/06/2003 Skotlandia 1-1 Jerman (Kualifikasi Euro)
28/04/1999 Jerman 0-1 Skotlandia (Persahabatan)
6 Pertandingan Terakhir Jerman
Jerman 2-1 Yunani
Jerman 0-0 Ukraina
Jerman 2-1 Belanda
Prancis 0-2 Jerman
Austria 2-0 Jerman
Jerman 2-3 Turki
6 Pertandingan Terakhir Skotlandia
Skotlandia 2-2 Finlandia
Gibraltar 0-2 Skotlandia
Skotlandia 0-1 Irlandia Utara
Belanda 4-0 Skotlandia
Skotlandia 3-3 Norwegia
Georgia 2-2 Skotlandia
Prediksi Skor
Jerman 2-0 Skotlandia
Berita Terkait
-
Rumor Panas! Jurgen Klopp Latih Real Madrid atau Timnas Jerman? Bos Red Bull Buka Suara
-
Satu Alasan Bikin Laurin Ulrich Ragu Bela Timnas Indonesia
-
Timnas Jerman Krisis Kiper, Manuel Neuer Comeback di Piala Dunia 2026?
-
Gaji 5 Kali Lipat Tak Cukup, Pemain dengan 8 Caps Timnas Jerman Tolak Pinangan Persija
-
Jerman Pertimbangkan Boikot Piala Dunia 2026 Imbas Ancaman Donald Trump soal Greenland
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Selamat Datang Elkan Baggott Sudah di Hotel Jakarta Jelang FIFA Series 2026
-
Ini 4 Darah Muda Timnas Indonesia Pilihan John Herdman di Skuad FIFA Series 2026
-
Inilah 5 Pemain Paling Berpengalaman di Timnas Indonesia dalam FIFA Series 2026
-
Waspada Timnas Indonesia! St Kitts and Nevis Diperkuat 9 Pemain Didikan Liga Inggris
-
Kata-kata Marc Klok Usai Tak Tembus Skuad Final Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026
-
Elkan Baggott Tiba di Jakarta Jelang Bela Timnas Indonesia
-
Manchester City Juara Carabao Cup Usai Tumbangkan Arsenal 2-0
-
Jay Idzes Dkk Sukses Tahan Imbang Juventus, Fabio Grosso: Keberanian Kami Dibayar Lunas
-
Final Piala Liga Inggris, Arsenal vs Manchester City: Adu Taktik Arteta Lawan Guardiola
-
Eliano Reijnders Siap Sikut Rekan Sendiri Demi Masuk Starting XI Timnas Indonesia