Snickometer bekerja dengan menggunakan mikrofon ultra-sensitif dan kamera berkecepatan tinggi yang dipasang di sekitar lapangan.
Alat ini mendeteksi suara dan getaran halus yang dihasilkan saat bola bersentuhan dengan pemain atau gawang.
Berikut beberapa fungsi utama Snickometer:
Membantu menentukan handball
Snickometer dapat mendeteksi suara benturan bola dengan tangan pemain, yang membantu wasit dalam menentukan apakah terjadi pelanggaran handball.
Membantu menentukan gol
Snickometer dapat mendeteksi getaran bola saat melewati garis gawang, membantu wasit dalam memastikan apakah terjadi gol.
Meningkatkan transparansi
Penggunaan Snickometer memungkinkan tayangan ulang momen-momen krusial di layar stadion dan siaran televisi, memberikan transparansi kepada pemain, pelatih, dan penggemar tentang dasar pengambilan keputusan wasit.
Baca Juga: Euro 2024: Portugal vs Republik Ceko, Roberto Martinez Sudah Kantongi Kekuatan Lawan
Meskipun Snickometer tergolong teknologi baru dalam sepak bola, teknologi ini telah digunakan di kriket selama bertahun-tahun untuk menentukan apakah bola mengenai pemukul.
Penerapannya di Euro 2024 menandakan langkah maju dalam upaya meningkatkan standar officiating dalam sepak bola.
Penggunaan Snickometer di Euro 2024 telah mendapat reaksi yang beragam.
Beberapa orang memuji teknologinya karena membantu meningkatkan akurasi keputusan wasit, sementara yang lain mengkhawatirkan potensinya untuk mengganggu kelancaran permainan dan menciptakan kontroversi baru.
Secara keseluruhan, Snickometer adalah teknologi yang menjanjikan dengan potensi untuk meningkatkan keadilan dan transparansi dalam sepak bola.
Meskipun masih dalam tahap awal pengembangan di dunia sepak bola, Snickometer kemungkinan akan memainkan peran yang lebih besar dalam pengambilan keputusan di lapangan di masa depan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Menanti Magis Patrik Schick di Piala Dunia 2026: Bola Mati dan Kolektivitas Jadi Kunci Republik Ceko
-
Tanpa Sehelai Benang Model Brasil Tempeli Tubuhnya dengan Stiker Piala Dunia
-
Egy Maulana Vikri Tak Pilih-pilih Ajang, Siap Bela Timnas Indonesia di Piala AFF atau FIFA Matchday
-
Bukan Lagi Kuda Hitam! Revolusi Taktik dan Generasi Emas Jadikan Maroko Penantang Juara Piala Dunia
-
Rebutan Sebelum Piala Dunia! Arsenal dan Bayern Munich Sikut-sikutan demi 'Monster' Muda
-
Persib Bandung Hattrick Juara, Terima Bonus Rp1 Miliar dari KDM
-
Persis Solo Turun Kasta, Komisaris Klub Minta Suporter Tenang: Manajemen Sedang Bergerak!
-
Jari Emiliano Martinez Retak, Absen Bela Timnas Argentina di Piala Dunia 2026?
-
Bukan Jangka Panjang, Ini Alasan Andoni Iraola Hanya Mau 2 Tahun di Liverpool
-
Sumber: Gelandang Atalanta Ederson Sepakat Gabung Manchester United Senilai Rp 845 Miliar