Suara.com - PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi sempat berencana menggelar turnamen pramusim Piala Presiden 2024, tapi akhirnya dipastikan batal. Padahal, sudah dipersiapkan agar ajang itu bisa digelar sebagai pemanasan jelang musim baru Liga 1.
Direktur Utama LIB, Ferry Paulus mengungkap sebab musabab mengapa Piala Presiden urung digelar. Salah satunya adalah ketersediaan venue yang terbatas.
"Sebenarnya Piala Presiden itu kita sudah rancang. Artinya secara bisnis, secara eksposur ini kita sudah persiapkan," kata Ferry Paulus di Jakarta, Kamis (20/6/2024).
"Tetapi dalam perjalanan beberapa minggu terakhir ini, memang sulit untuk dijalankan. Karena ketersediaan stadion, karena itu sekurang-kurangnya ada empat. Itu menjadi keharusan untuk Piala Presiden dilaksanakan," jelasnya.
Adapun sebagian besar stadion di Tanah Air, khususnya yang biasa digunakan tim-tim Liga 1 sedang direnovasi. Hanya ada sedikit stadion tersedia seperti Kapten I Wayan Dipta dan Si Jalak Harupat.
"Fakta yang ada sekarang ini stadion yang tersedia, karena Piala Presiden juga sejatinya kita mau menggunakan VAR, harus stadion yang memenuhi syarat," terang Ferry.
"Yang ada itu tinggal Bali dan Jalak Harupat. awalnya kita mau pakai GBT dan juga Manahan Solo, ini digunakan untuk pelaksanaan (Piala) AFF U-16 dan U-20. Nah, oleh karena itu rasanya nggak ideal untuk kita laksanakan."
Piala Presiden bisa dibilang memang turnamen bergengsi jelang bergulirnya Liga 1, meski hanya berstatus pramusim. Turnamen ini pertama kali digelar pada 2015, di mana ketika itu Persib Bandung menjadi juara.
Sempat vakum pada 2016, setahun selanjutnya kembali dilaksanakan di mana Arema FC menjadi kampiun. Lalu, Persija Jakarta menjuarai Piala Presiden 2018, kemudian Arema FC pada 2019.
Baca Juga: Liga 1 Dipastikan Tetap Jalan saat Piala AFF 2024, Pas SEA Games Baru Berhenti
Sedangkan pada 2022 alias edisi terakhir, Arema FC kembali menjadi juara. Tim berjuluk Singo Edan itu sudah tiga kali menjadi kampiun turnamen pramusim ini.
"Apalagi Piala Presiden kan marwahnya dan pelaksanaan tahun-tahun kemarin itu bagus sekali. Sehingga ya sudah kita putuskan nggak kita laksanakan Piala Presiden musim ini," pungkas Ferry.
Berita Terkait
-
I.League Cabut Larangan Suporter Tandang, Pertama Sejak Tragedi Kanjuruhan
-
Persib Bandung Disanksi FIFA, Ferry Paulus Yakin Masalah Enteng Bakal Cepat Selesai
-
Erick Thohir Ogah Sepak Bola Wanita Jadi Proyek Sesaat: IWL Harus Berumur Panjang
-
Gagal Total di Piala AFF 2026, PSSI Singgung 14 Pemain Absen Bela Timnas Indonesia
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Ini Dia Sosok Petinggi Militer AS Diamuk Tentara di Kapal Perang USS Abraham Lincoln, 7 Tewas
-
Mengapa Donald Trump Tidak Bisa Jadi Presiden 3 Periode Amerika Serikat?
-
Jelang HUT RI, Ikon Pahlawan Solo Ini Dipoles hingga Bersih
-
Acer Aspire 7 Pro Terbaru Dibanderol Rp13,49 Juta, Bawa RTX 3050 dan 2 Slot RAM Siap Upgrade
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah