Menariknya gejala psikologis ini juga menjangkit di dunia olahraga, khususnya sepak bola. Dalam versi sepak bola, sosok 'penculik' ialah orang-orang yang melindungi kebobrokkan klub atau negara idola penggemar.
Ambil contoh klub Manchester United. Salah satu akun X @Mike_RMCF sempat membuat thread soal Stockholm syndrome fans Manchester United.
"Dalam versi sepak bola, para penculik adalah orang-orang (direksi) Manchester United, yang memberi tahu penggemar dan cara berbohong dan mengambil kesempatan untuk mendapat keuntungan mereka sendiri," tulis akun tersebut.
Di satu sisi menurut akun itu, sosok-sosok yang memberitahukan kebenaran soal bobroknya Manchester United justru mendapat celaan dari penggemar.
"Orang-orang yang mencoba membantu dengan mengatakan kebenaran seperti Cristiano Ronaldo atau Paul Pogba justru dijelek-jelekan oleh penggemar Manchester United. Ini cara yang sama seperti seseorang yang menderita Stockholm syndrome, menjelek-jelekan orang-orang yang mencoba untuk membantu agar terhindar dari penculikan," tambah akun itu.
Kajian yang sama juga pernah dialamat kepada suporter Arsenal di musim terakhir Arsene Wenger. Dilansir dari arsenalinsider.com, pendukung Arsenal di era itu merasa semua baik-baik saja padahal kondisi internal tim sedang buruk.
"Ini adalah Stockholm syndrome, satu-satunya perbedaan ialah sebagaian besar korban masih tersandera dan sebagian lagi memilih untuk meninggalkan klub. Tapi mayoritas tidak mau keluar," tulis artikel berjudul 'Are Arsenal suffering from Stockholm Syndrome?'
Lantas apakah bisa disebut suporter Indonesia mengalami Stockholm syndrome? Tentu saja kajiannya harus mendalam. Jika dikaitkan dengan rekam sejarah masa lalu kedua negara, tidak bisa disebut bahwa suporter di Indonesia mengalami Stockholm syndrome.
Meski bisa dibilang reaksi yang ditujukan suporter di Indonesia atas penampilan Belanda di Euro 2024 bisa dibilang terlalu berlebihan.
Baca Juga: Ojol Ngamuk Tendang Motor dan Ancam Bunuh Konsumen di Depok, Anak Terluka Pecahan Kaca
Berita Terkait
-
Ojol Ngamuk Tendang Motor dan Ancam Bunuh Konsumen di Depok, Anak Terluka Pecahan Kaca
-
Kontroversi Mobil Polisi Lindas Bendera Israel, Tuai Kecaman dan Dukungan
-
Kroasia vs Italia di Euro 2024: Skenario Lolos 16 Besar dan 5 Fakta Menarik
-
Albania vs Spanyol: Adu Gengsi dan Ambisi, La Furia Roja Bakal Tampil Beda
-
Sudah Pasti Lolos 16 Besar dan Juara Grup, Ini Respons Luis de la Fuente soal Spanyol Rotasi Pemain Kontra Albania
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
Terkini
-
Ogah Sesumbar, Spanyol Fokus Lawan Belgia Sebelum Bicara Semifinal Piala Dunia 2026
-
Nicholas Raskin Minta Belgia Main Pragmatis demi Singkirkan Spanyol di Piala Dunia 2026
-
Kabar Duka, Pentolan Bonek Andie Peci Meninggal Dunia
-
John Herdman Tak Gentar Hadapi Vietnam di Piala AFF 2026, Sebut Jadi Ujian Terbaik Timnas Indonesia
-
Respons Prabowo, PSSI Fokus Perluas Talent Pool Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2030
-
Kylian Mbappe Cetak Rekor Bersejarah usai Bawa Prancis ke Semifinal, Kini Setara Lionel Messi
-
PSSI Respons Keresahan Prabowo Timnas Indonesia Gagal ke Piala Dunia: Butuh APBN
-
Inggris vs Norwegia Dibayangi Wabah Penyakit, Declan Rice Diisolasi
-
Update TC Timnas Indonesia di Bali: Beckham Putra Akui Tak Kesulitan Ikuti Latihan Intensif
-
Kata-kata Pertama Kerim Memija Usai Gabung Persija, Bertekad Persembahkan Trofi Super League