Suara.com - Pertandingan sengit akan tersaji di Dusseldorf Arena pada Sabtu malam (6/7/2024) WIB, saat Inggris bertemu Swiss dalam perebutan tiket ke semifinal Euro 2024.
Pertarungan ini menjadi pertemuan penuh gengsi antara tim kuda hitam dan raksasa Eropa.
Timnas Swiss yang diasuh Murat Yakin menjelma menjadi kuda hitam di Euro 2024. Performa konsisten mereka sejak babak grup hingga menyingkirkan juara bertahan Italia di babak 16 besar menjadi bukti ketangguhan tim ini.
Yakin menunjukkan kepiawaiannya dalam meracik strategi dan mempertahankan komposisi tim yang solid.
Di sisi lain, Inggris asuhan Gareth Southgate masih mencari formula ideal di lini tengah. Pasca turnamen UEFA Nations League 2023, Southgate belum menemukan tandem yang tepat untuk Declan Rice.
Performa Inggris di Euro 2024 pun terbilang inkonsisten, dengan hanya meraih satu kemenangan di fase grup dan nyaris tersingkir oleh Slovakia di babak 16 besar.
Secara statistik, Inggris unggul atas Swiss dalam rekor pertemuan mereka. Dari 27 pertemuan, Inggris meraih 19 kemenangan, 5 hasil imbang, dan 3 kekalahan sebagaimana menyitat laman 11v11.
Pertemuan terakhir kedua tim terjadi di laga uji coba pada Maret 2022, di mana Inggris menang dengan skor 2-1.
Namun, statistik tidak selalu menentukan hasil akhir. Swiss patut diwaspadai. Mereka memiliki Breel Embolo yang tajam di lini depan dan Xherdan Shaqiri yang kreatif di lini tengah.
Baca Juga: Didier Deschamps Akui Prancis Kesulitan Ladeni Portugal di Perempat Final Euro 2024
Performa solid lini pertahanan Swiss yang dimotori Manuel Akanji dan Nico Elvedi juga menjadi kunci kekuatan mereka.
Pertandingan Inggris vs Swiss diprediksikan akan berlangsung sengit dan penuh taktik. Kedua tim memiliki pelatih yang berpengalaman dan pemain-pemain berkualitas.
Inggris diunggulkan atas Swiss, namun bukan berarti mereka bisa meraih kemenangan dengan mudah. Swiss akan tampil habis-habisan untuk mengejutkan sang raksasa Eropa.
Pertandingan ini menjadi kesempatan bagi Inggris untuk membuktikan diri sebagai salah satu tim favorit juara. Di sisi lain, Swiss berpeluang untuk mengukir sejarah dengan melaju ke babak semifinal Euro 2024.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Bojan Membeberkan Kondisi Fisik dan Mental Pemain Setelah Dikalahkan Ratchaburi FC
-
Duel Panas Cremonese vs Genoa Menjadi Pertaruhan Harga Diri Emil Audero
-
John Herdman soal Liga 2: Pemain Lagi Berjuang ke Level Berikutnya
-
Blusukan ke Liga 2! John Herdman Bidik Bintang Muda untuk Timnas Indonesia
-
Nasib Pratama Arhan di Timnas Indonesia Terjawab, John Herdman Siapkan Kejutan di FIFA Series 2026
-
Demi Timnas Indonesia Naik Kelas, John Herdman Sampai Pantau Pertandingan Tim Championship
-
Dony Tri Pamungkas Optimis Persija Jakarta Curi Poin Penuh di Markas Bali United
-
Dony Tri Pamungkas Tegaskan Mental Persija Sudah Siap Ujian Berat di Kandang Bali United
-
Dari Kickboxing ke Atletico Madrid, Perjalanan Tak Biasa Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen
-
Mental Juara Persija Diuji Lawan Bali United Demi Tebus Kekalahan Menyakitkan dari Arema FC