Suara.com - Klub Belanda, ADO Den Haag mempromosikan dua pemain keturunan Indonesia. Mereka adalah Rafael Struick dan Irfan Karijowidjojo.
ADO Den Haag akan menjalani TC jelang musim baru. Klub yang identik dengan warna kuning-hijau ini mengadakan pemusatan latihan selama enam hari di Zeeland, Belanda.
Pelatih ADO Den Haag, Darije Kalezic memanggil 25 pemain untuk ikut serta dalam TC tersebut. Menariknya ada dua pemain keturunan yang ikut ke tim senior, yakni Rafael Striuick serta Irfan Karijowidjojo.
Untuk Rafael Struick pasti dirinya sudah tidak asing bagi pecinta sepak bola. Sebab, penyerang muda ini sudah menjadi andalan di timnas Indonesia.
Pemain berusia 21 tahun ini sudah mengoleksi 12 caps bersama timnas Indonesia senior. Ia juga menjadi andalan di tim U-23.
Satu nama lainnya adalah Irfan Karijowidjojo. Beda dengan Struick, ia tidak diproses naturalisasi.
Irfan Karijowidjojo merupakan pemain yang baru berusia 18 tahun. Posisinya adalah gelandang serang atau tengah.
Di usianya yang muda, ia berhasil menembus tim senior. Artinya Irfan Karijowidjojo memiliki potensi besar.
Tidak diketahui informasi apakah Irfan Karijowidjojo dilirik untuk dinaturalisasi. Namun pastinya ia memiliki darah Indonesia.
Sementara itu, ADO Den Haag yang akan menjalani latihan pramusim ini akan melakoni dua pertandingan uji coba melawan klub Belanda, yaitu Zulte Waregem dan KMSK Deinze.
Berita Terkait
-
Jens Raven Punya Darah Yogyakarta dari Sang Nenek: Pindah ke Belanda Saat Perang
-
Siapa Irfan Karijowidjojo? Pemain Keturunan Berdarah Jawa Tembus Tim Senior ADO Den Haag Bareng Rafael Struick
-
Hajar Brunei 0-11, Netizen Malaysia Congkak Nyinyir Timnas Indonesia U-19 Pakai Pemain Keturunan di Piala AFF U-19 2024
-
Bak Gajah dan Semut, Ini Perbandingan Gol Pemain Keturunan Indonesia Julian Oerip vs Rafael Struick
-
Nasib Miris Dua Pemain Keturunan Indonesia: Tak Dilirik Timnas Belanda Padahal Anak Legenda, PSSI Gak Minat?
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey