Suara.com - Salah satu pemain keturunan Indonesia berstatus legenda Belanda Giovanni van Bronckhorst ternyata memiliki dua orang anak laki-laki yang juga berkarier di sepak bola.
Dua anak Gio ialah Jake dan Joshua van Bronckhorst. Sayangnya dua anak legenda Belanda ini tidak memiliki karier cemerlang seperti sang ayah.
Anak pertama Gio, Jake van Bronckhorst saat ini membela klub amatir Belanda, DCV Krimpen aan den Ijssel. Jake bergabung ke DCV Krimpen sejak Juli 2023 dengan status bebas transfer.
Padahal Jake yang berposisi sebagai gelandang ini memulai kariernya di akademi Feyenoord pada 2019. Ia sempat menembus SC Feyenoord U-23 namun perjalanan kariernya terhenti di pertengahan 2023.
Jake pun angkat koper dari Feyenoord dan bermain di klub DCV Krimpen. Namun dari catatan Transfermarkt, tak ada catatan anak Giovanni van Bronckhorst itu bertanding.
Jake masih berusia sangat muda, ia kelahiran 2 Oktober 2001 yang artinya masih berumur 22 tahun. Di usianya ini, Jake juga tercatat belum pernah membela tim level umur Belanda.
Selain Jake, Gio juga memiliki anak bungsu bernama Joshua. Ia masih berusia 17 tahun.
Dilansir dari Ckvnieuwerkerk, Joshua dikontrak oleh klub amatir lainnya, CKV Nieuwerkerk. Sebelum bergabung di klub itu, Joshua membela tim KOAG.
Menurut laporan media Belanda itu, Joshua dikontrak selama dua tahun di CKV Nieuwerkerk. Tak seperti sang kakak, Joshua sempat dipanggil untuk pemusatan latihan tim U-17 Belanda namun ia tak lolos.
Baca Juga: Piala AFF U-19: Australia Ikuti Jejak Indonesia, Vietnam Gagal Tunjukkan Kegarangan
"Ia berharap dapat berkembang lebih baik ke jenjang ke lebih tinggi di tim junior CKV Nieuwerkerk," ulas media Belanda.
Giovanni van Bronckhorst merupakan salah satu legenda Belanda.
Van Bronckhorst lahir di Rotterdam dari pasangan Victor van Bronckhorst, ayah Indonesia-Belanda, dan Fransien Sapulette, ibu Indonesia keturunan Maluku.
Pensiun dari sepak bola, Gio kemudian menjadi pelatih. Ia memulai karier kepelatihan di Feyenoord sebagai asisten pelatih pada 2011.
Setelah itu ia ditunjuk menjadi pelatih Feyenoord U-21 dan jadi pelatih tim utama Feyenoord pada 2015. Ia sempat melatih di klub Cina, Guangzhou City.
Gio pada 2021 melatih Rangers FC. Pada musim ini, eks pemain Arsenal dan Barcelona itu melatih klub Liga Turki, Besiktas.
Berita Terkait
-
Piala AFF U-19: Australia Ikuti Jejak Indonesia, Vietnam Gagal Tunjukkan Kegarangan
-
Siapa Julian Oerip? Pemain Keturunan Indonesia yang Rela Berdarah-darah Bela Belanda
-
Timnas Indonesia Terlalu Eropa, STY Diminta Naturalisasi Pemain Jogo Bonito Ala Messi dan Ronaldinho
-
Bakal Main di Serie A, Tinggi Badan Maarten Paes di Atas Rata-rata Kiper Timnas Indonesia?
-
Piala Presiden 2024: Menanti Pertarungan Delapan Tim Raksasa Liga Indonesia
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat
-
Cerita Keluarga Pemain Keturunan Indonesia Tony Kouwen, Hidup Nomaden dan Tinggal di Karavan
-
Tembus Perbatasan Asia Tenggara, Uni Papua FC Bawa Misi Perdamaian Lewat Diplomasi Olahraga