Suara.com - Pemain keturunan, Maarten Paes berhasrat membela timnas Indonesia karena sosok neneknya yang lahir di Kediri, Jawa Timur.
Maarten Paes saat ini sudah menyandang status WNI. Akan tetapi, kiper FC Dallas ini memang belum bisa membela timnas Indonesia karena perpindahan federasinya belum selesai.
Melansir dari laporan laman resmi MLS, Maarten Paes lahir dan besar di Belanda. Dia tak punya darah Indonesia tetapi nenek dari pihak ibunya, Nel Appels-van Heyst berstatus sebagai blijvers.
Blijvers merupakan sebutan untuk pendatang dari Eropa yang menetapkan diri dan beradaptasi di Hindia Belanda.
Karena menetap, blijvers cenderung meleburkan diri ke dalam nilai-nilai lokal, meskipun mereka tetap merupakan representasi kultur Eropa.
Itulah yang akhirnyamembawa Paes menjadi WNI karena neneknya yang merupakan seorang blijvers sempat menetap di Hindia Belanda dan belajar berbagai kultur nusantara.
Nenek Maarten Paes diketahui lahir di Kediri, Jawa Timur dan menghabiskan masa kecilnya di Indonesia yang kala itu masih menjadi wilayah kolonial Hindia Belanda.
"(Nenek) lahir dan tinggal di sana (Indonesia) selama 5-6 tahun, kemudian Perang Dunia. Dia lalu beberapa tahun masuk camp Spanyol-Jepang, setelah itu kembali ke Belanda menaiki sebuah kapal," tutur Maarten Paes di kanal YouTube resmi FC Dallas.
"Itu adalah bagian dari sejarah dan dia bersyukur atas waktunya di sana, terutama sebelum perang, saat perang dia kehilangan ibunya (buyut). Dia hormat pada bangsa dan negara dan itu berpengaruh besar ke saya. Jadi itulah mengapa ada penghargaan untuknya," tambahnya.
Baca Juga: Maarten Paes Bikin Bangga! Bentangkan Bendera Merah Putih Bareng Fans di MLS All Star
Hal tersebut membuat Maarten Paes bersyarat menjadi dinaturalisasi oleh PSSI dan kini sudah menjadi WNI.
Eks pemain FC Utrecht ini juga mengakui bahwa neneknya merupakan motivasinya berniat memperkuat skuad Garuda. Ketika ia menjalani proses naturalisasi, Paes selalu bercerita dengan sang nenek.
"Beberapa bulan terakhir yang saya habiskan bersama nenek adalah tentang proyek ini (membela timnas Indonesia). Saya dapat menunjukkan kepadanya beberapa cerita ketika saya berada di sana," ucap Maarten Paes dikutip dari mlssocer.
Nah, sosok nenek Maarten Paes sendiri beberapa kali diunggah via akun Instagramnya. Hal itu menunjukkan ia punya rasa sayang besar.
Sayangnya nenek Maarten Paes meninggal dunia tahun ini. Ia merupakan sosok yang menjadi motivasi kiper keturunan ini memperkuat skuad Garuda.
"Itu luar biasa dan kemudian satu bulan kemudian, dia meninggal dunia, jadi itu seperti momen yang sempurna (untuk memperkuat Indonesia)," jelas Maarten Paes.
Berita Terkait
-
Pertama di Indonesia! Shin Tae-yong Dapat Golden Visa dari Jokowi
-
Pemain Keturunan Berdarah Bali Tembus Tim Liga Champions Asia, Shin Tae-yong Tertarik?
-
Kabar Buruk dari Maarten Paes, Bikin Kesalahan Besar saat Gagal Setim dengan Lionel Messi
-
Maarten Paes: Kalau Saya Main Bersama Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Ini Pasti Luar Biasa
-
Siapa Mike Kleijn? Pemain Eredivisie Keturunan Surabaya yang Bisa Perkuat Timnas Indonesia
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati