Suara.com - Ada cerita menarik dari uji coba FC Utrecht melawan Venezia dalam pramusim di Stadion Galgenwaard, Jumat (2/8/2024) dini hari WIB lalu.
Duel ini menjadi ajang pertemuan dua pemain Timnas Indonesia, Ivar Jenner dan Jay Idzes, serta sosokyang digadang-gadang sebagai calon pemain timnas, Ole Romeny.
Dalam laga yang dimenangkan Venezia 2-1 itu, ada momen sportif dan kepemimpinan yang ditunjukkan Jay Idzes.
Idzes menunjukkan sikap sportif dengan melindungi rekannya, Ole Romeny, dari keributan di lapangan usai melakukan tekel keras..
"Pada saat keributan terjadi, Jay Idzes langsung mendatangi Ole Romeny yang terkapar dan menjauhkan dirinya dari kerumunan pemain," jelas narator dalam video itu dalam Youtube Timnas Magazine yang dilansir Minggu (4/8/2024).
Sontak saja, kejadian ini menarik perhatian banyak penggemar sepak bola dan memperlihatkan bagaimana Jay Idzes sebagai pemain memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat.
"Tindakan ini menunjukkan solidaritas dan kepedulian yang tinggi terhadap rekan satu timnya," sambungnya.
Selain itu, pertandingan ini juga menjadi saksi bagaimana ketiga pemain yang memiliki darah Indonesia, yaitu Jay Idzes, Ole Romeny, dan Ijenner, saling mendukung dan menunjukkan rasa persaudaraan.
Setelah pertandingan, ketiganya terlihat saling merangkul, menunjukkan bahwa persaingan di lapangan tidak menghilangkan rasa hormat dan solidaritas di antara mereka.
Baca Juga: Perubahan Jadwal Piala AFF 2024 Tak Berpengaruh pada Indonesia Karena Ini!
Jay sendiri merupakan pemain yang tengah diincar oleh PSSI untuk dinaturalisasi. Penampilan impresifnya dalam pertandingan ini semakin memperkuat alasan mengapa ia layak memperkuat Timnas Indonesia.
Dengan kehadiran pemain seperti Jay Idzes dan Ole Romeny, lini serang Timnas Indonesia diharapkan dapat lebih tajam dan kompetitif dalam kualifikasi Piala Asia 2026.
Dalam pertandingan yang penuh emosi ini, pelatih anyar Venezia FC, Yusef De Francisco, memberikan kepercayaan penuh kepada Jay Idzes untuk turun sebagai starter dan bermain selama 90 menit penuh.
Performa gemilang Jay Idzes dalam laga ini mendapatkan pujian dari banyak pihak dan memperlihatkan bahwa ia adalah aset berharga bagi Venezia FC.
Dengan demikian, penampilan Jay Idzes dan Ole Romeny dalam pertandingan ini tidak hanya memberikan kemenangan bagi Venezia FC, tetapi juga membuka peluang besar bagi keduanya untuk berkontribusi lebih banyak di masa depan, baik di klub maupun di Timnas Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati