Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto, mengaku fokus mencari pemain belakang dalam seleksi untuk persiapan Kualifikasi Piala Asia U-17 2025 pada Oktober mendatang.
Menurut dia, fokus ini dilakukan setelah Nova menilai lini belakang timnya pada Piala AFF U-16 beberapa waktu lalu kurang memuaskan.
Bagaimana tidak, Timnas Indonesia U-16 berhasil mencetak 15 gol, tetapi kebobolan enam gol. Lima gol di antaranya terjadi pada babak semifinal saat dikalahkan Australia 3-5.
"Lini belakang kami di AFF bermain belum begitu sempurna, dan harapannya saya mendapatkan pemain yang sesuai dengan karakter kami sehingga bisa menambah kekuatan kita di Kualifikasi," kata Nova kepada awak media setelah memimpin seleksi tim U-17 di Lapangan ABC Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis.
Asisten pelatih timnas senior di bawah Shin Tae-yong itu menambahkan kriteria lebih spesifiknya dalam seleksi ini. Ia ingin punya bek tinggi, etos kerja tinggi, dan bermental baja.
Ciri-ciri tersebut mirip dengan salah satu pemain Timnas Indonesia, Elkan Baggott. Apalagi Nova Arianto juga memiliki kedakatan personal dengan bek Blackpool itu.
"Ya pastinya sesuai dengan yang dulu saya bicara ya, masalah tinggi badan, masalah etos kerja, masalah mental pemain, itu menjadi catatan saya dalam menilai pemain," tambahnya.
Berita Terkait
-
Pimpin Seleksi Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto Kaget Matthew Baker Dibajak Australia
-
Apes Banget! Baru Gabung, Lionel Messi Sudah Dicoret dari Timnas Indonesia U-17
-
Luar Biasa! Publik Inggris Sambut Hangat Elkan Baggott ke Blackpool: Mungkin Bisa Main ke Tim Championship
-
Here We Go! Daftar Pemain Timnas Indonesia Main di Liga Inggris, Ada yang Menyedihkan Terbuang dan Turun Level
-
Kabar Baik! Elkan Baggott Punya Peluang Main di Premier League karena Hal yang Luput dari Perhatian Ini
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Menanti Cukup Lama, Persipura Siap Habis-habisan Demi Comeback ke Kasta Tertinggi
-
BREAKING NEWS! Persija Jakarta vs Persib Bandung Dipindah ke Samarinda, Jakarta Tak Dapat Izin
-
Profil Timnas Jerman: Tenaga Muda Der Panzer Siap Jadi Penantang Gelar Juara Piala Dunia 2026
-
John Henry Kirim Sinyal Keras ke Arne Slot, Liverpool Dilarang Ulangi Rekor Kekalahan Terburuk
-
Diego Simeone Terima Atletico Tersingkir di Liga Champions: Nggak Ada Alasan
-
Mark Viduka Sang Mesin Gol: Tolak Naturalisasi Krosia, Pilih Setia Antarkan Australia ke Piala Dunia
-
Kata-kata Mikel Arteta, Bukayo Saka Menjadi Pahlawan Emirates Stadium
-
Rustu Recber Legenda Turki: Kisah Kiper Eksentrik dengan Cat Hitam di Mata Viral di Piala Dunia 2002
-
Paul Van Himst, 'The White Pele' dari Belgia yang Mengukir Keabadian
-
Profil Eduardo Barbosa: Eks Portugal U-15 yang Tinggalkan PSBS Biak Lebih Cepat Akibat Krisis Gaji