Suara.com - Prediksi Persebaya Surabaya vs PSS Sleman dalam pertandingan BRI Liga 1 2024/2025 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Minggu (11/8/2024) pukul 19.00 WIB.
Pada laga nanti, tim tuan rumah diunggulkan untuk meraih kemenangan. Selain karena mendapat dukungan dari suporter, PSS Sleman memiliki rekor buruk kala berjumpa Persebaya.
Dalam lima pertemuan terakhir, PSS Sleman tidak mampu meraih kemenangan, dengan rincian empat kemenangan dan sekali imbang, baik laga kandang atau tandang.
Pelatih Persebaya, Paul Munster, tampaknya tidak ingin merusak rekor tersebut. Ia mengaku telah menggembleng anak asuhnya selama hampir tiga bulan terakhir agar memetik hasil positif di laga nanti.
"Persiapan sudah berjalan sangat baik selama 2-3 bulan ini. Ini semua persiapan untuk pertandingan yang akan datang," ujar Munster, dilansir dari Antara.
"Semua kerja keras, kamp pelatihan, latihan ganda, latihan di pusat kebugaran. Semua kerja keras yang telah dilakukan para pemain, ujiannya adalah untuk hari Minggu (melawan PSS Sleman)," imbuhnya.
Di sisi lain, PSS Sleman yang kini ditangani oleh Wagner Lopes telah menganalisis kekuatan Persebaya dan menandai nama-nama yang patut diwaspadai, seperti Malik Risaldi hingga Bruno Moreira.
Ia bertekad untuk setidaknya bisa pulang dari Surabaya dengan raihan satu poin.
"Ada Flavio, Bruno dan Rashid untuk membagi bola itu akan jadi permainan yang baik, itu yang harus kami waspadai dari Persebaya agar kami bisa mengatasi pertandingan besok," ucap Wagner.
"Saya tidak ikut berpartisipasi di PSS Sleman saat lima laga terakhir lawan Persebaya, namun kami ada di sini untuk bikin cerita baru untuk melawan Persebaya," imbuhnya.
Prediksi Susunan Pemain:
Persebaya Surabaya (4-3-3): Ernando Ari; Arief Catur, Kadek Raditya, Slavko Damjanovic, Mikael Tata; Gilson Costa, Mohammed Rashid, Francisco Rivera; Malik Risaldi, Flavio Silva, Bruno Moreira.
Pelatih: Paul Munster.
PSS Sleman (4-3-3): Alan Bernardon; Kevin Gomes, Phil Ofosu-Ayeh, Cleberson, Abduh Lestaluhu; Betinho, Kim Kurniawan, Moon Chang-jin; Ricky Cawor, Hokky Caraka, Gustavo Tocantins.
Pelatih: Wagner Lopes.
Berita Terkait
-
Rahmad Darmawan Akui Barito Putera Tertekan Hadapi Serangan Persija di Awal Laga BRI Liga 1 2024/2025
-
Carlos Pena Puas Persija Buka Musim BRI Liga 1 2024/2025 dengan Kemenangan
-
Hasil Persija vs Barito Putera: Gustavo Almeida Hat-trick, Jakmania Berpesta di JIS
-
Daftar 10 Klub yang Maksimalkan Kuota Pemain Asing BRI Liga 1, Terbaru Persija Jakarta
-
3 Pemain Asing dengan Masa Bakti Terlama di BRI Liga 1, No.3 Eks Persija
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Jacksen F Tiago Pilih 34 Talenta Terbaik MLSC 2026, Siap Wakili Indonesia di SingaCup 2026
-
Prediksi Superkomputer Berubah! Prancis Geser Spanyol Favorit Juara Piala Dunia 2026
-
Statistik Miris Afsel Usai Didepak Kanada dari Piala Dunia 2026: Cuma Satu Tembakan Tepat Sasaran!
-
Hugo Broos: Afrika Selatan Kalah Tenaga dan Kecepatan dari Kanada
-
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Brasil vs Jepang hingga Portugal vs Kroasia
-
Pelatih Korea Selatan Hong Myung-bo Mundur usai Gagal di Piala Dunia 2026
-
3 Fakta Menarik Hasil Kanada vs Afrika Selatan, Sejarah The Reds Berkat Gol Voli Eustaquio
-
Kata-kata Eustaquio, Kanada Tembus 16 Besar Piala Dunia 2026 Usai Singkirkan Afrika Selatan
-
Deretan Keputusan Kontroversial VAR Selama Piala Dunia 2026: Gol Iran Dianulir
-
Ironi FIFA: Kampanye Ramah Lingkungan, Bosnya Terbang 50.000 Km dalam 66 Jam