Suara.com - Maarten Paes akhirnya resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) dan boleh memperkuat Timnas Indonesia. Proses naturalisasi Maarten Paes termasuk panjang, mengingat adanya penolakan yang datang dari FIFA. Untuk lebih jelasnya, simak kronologi naturalisasi Maarten Paes yuk!
Maarten Paes adalah pemain sepakbola keturunan Indonesia yang lahir di Nijmagen, Belanda pada 14 Mei 1998. Ia memiliki tinggi badan 1,92 meter. Postur yang ideal dengan posisinya sebagai kiper.
Maarten Paes memperkuat klub Major League Soccer di Amerika Serikat, FC Dallas. Ia berstatus sebagai kiper utama di klub tersebut. Ia pernah menghadapi Lionel Messi ketika FC Dallas melawan Inter Miami FC. Kekuatannya dibutuhkan oleh Timnas Indonesia untuk memperkuat Indonesia di ajang internasional.
Karier Maarten Paes sebagai pemain sepakbola dimulai dari tahun 2012-2016, Maarten Paes bergabung dengan akademi klub kota, NEC Nijmegen. Selama empat tahun, Maarten Paes bermain di level akademi. Potensinya pun terasak di sana dan ia kemudian ditarik ke tim senor NEC Nijmegen.
Ketika berusia 19 tahun, Maarten Paes debut di Eredivisie atau Liga Belanda yang merupakan level tertinggi pertandingan sepakbola di Belanda. Ia memperkuat FC Utrecht setelah melalui proses bursa tranfer di musim panas tahun 2018. Maarten Paes tampil dengan timnas Belanda di kualifikasi EURO U21 melawan Belarusia pada 15 November 2020.
Proses Naturalisasi Maarten Paes
Proses naturalisasi Maarten Paes sempat tersendat. Maarten Paes harus meemnuhi sejumlah persyaratan terlebih dahulu agar bisa tampil membela Timnas Indonesia. Salah satu persyaratan yang cukup panjang jalannya adalah hasil sidang Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS).
Maarten Paes pernah membela timnas Belanda U21 pada laga EURO U21 tahun 2021 saat berumur 22 tahun. Statusnya sebagai anggota Timnas Belanda ini menjadi keberatan bagi FIFA. Organisasi sepakbola internasional tersebut menolak perpindahan Asosiasi Paes dari Belanda (KNVB) ke Indonesia (PSSI).
Meski menghadapi tantangan, Erick Thohir selaku Ketua PPSI Indonesia menetapkan pria berdarah Indonesia dari nenek yang lahir di Pare, Kediri, Jawa Timur ini ditargetkan dapat membela TImnas Indonesia untuk round 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Baca Juga: Dapatkan Maarten Paes, Media Luar Justru Ingatkan Timnas Indonesia, Kenapa?
Paska mengalami proses yang panjang proses naturalisasi Maarten Paes akhirnya menuai hasil. Maarten Paes resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) sejak 30 April 2024. Meski sudah resmi menjadi WNI, pemain FC Dallas ini belum bisa membela Timnas Indonesia karena penolakan FIFA tersebut di atas.
Meski demikian, PSSI tidak menyerah dan mengajukan banding. Pada akhirnya, FIFA memberikan restu. Kepastian Maarten Paes untuk membela Timnas Indonesia itu diumumkan melalui sosial media instagram Erick Thohir dan PSSI.
Riwayat Karier Maarten Paes
Berdasarkan Transfermarkt.com, riwayat karier Maarten Paes di dunia sepakbola dimulai dari tahun 2012. Berdasarkan data transfer history media tersebut, berikut riwayat karier Maarten Paes.
- 1 Juli 2012, bergabung dengan NEC Youth
- 1 Juli 2015, bergabung dengan NEC19
- 1 Juli 2016, bergabung dengan NEC Nijmegen
- 1 Juli 2018, bergabung dengan Utrecht U21
- 1 Juli 2019, bergabung dengan C Utrecht
- 20 Januari 2022, bergabung dengan FC Dallas
- 30 Juni 2022, bergabung dengan FC Utrecht
- 7 Juli 2022, bergabung kembali dengan Dallas
Demikian informasi mengenai kronologi naturalisasi Maarten Paes. Semoga bermanfaat.
Kontributor : Mutaya Saroh
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati