Suara.com - Timnas Timor Leste bisa menjadi tim superior di kawasan Asia Tenggara jika berani memanggil para pemain keturunan yang berkarier di luar negeri.
Wacana pemanggilan pemain keturunan ini mencuat seiring terpilihnya kembali Simon Elissetche sebagai pelatih timnas U-23 dan senior Timor Leste.
Simon Elissetche bukan sosok asing bagi dunia sepak bola Timor Leste, ia pernah menukangi Timnas Timor Leste medio 2017-2018.
Pria asal Chile itu menggantikan posisi pelatih Timor Leste sebelumnya asal Korea Selatan, Park Soon-tae, yang kontraknya berakhir.
Nyatanya Simon Elissetche sangat kental dengan dunia sepak bola Indonesia, ia pernah menjabat pelatih kepala PSSB Bireun pada 2012.
Kemudian direkrut Persita Tangerang di tahun berikutnya, hingga pada 2021 lalu membawa PS Siak merengkuh gelar juara Liga 3.
Yang lebih menarik lagi, Simon Elissetche disebut akan mencoba membawa para pemain keturunan Timor Leste di luar negeri.
Menyusul kabar tersebut, akun TikTok @icezammm atau Timor Leste (Fiksi) menyebut sejumlah pemain Eropa yang disebut memiliki keturunan Timor Leste.
Mulai dari gelandang, pemain sayap hingga penyerang, termasuk salah satunya eks Liverpool, Fabio Carlvalho dari Portugal.
Baca Juga: Surya Paloh: Di Akhir Masa Jabatannya, Presiden Jokowi Tetap Sahabat NasDem
Pemain berposisi sebagai gelandang serang ini disebut memiliki keturunan Timor Leste, hingga satu pemain yang tak kalah mengejutkan.
Pemain dari Indonesia yang saat ini bermain untuk Arema FC di Liga 1, dialah Flabio Soares, menurut akun TikTok di atas, pemain ini punya keturunan Timor Leste.
Bisa dibayangkan jika Timor Leste benar-benar diperkuat pemain keturunan di luar negeri.
Mengingat negara ini sebenarnya tidak kekurangan talenta bagus, seperti Gali Freitas yang mentas di Liga 1 Indonesia.
Timor Leste hanya perlu menemukan dan membentuk pemain seperti Gali Freitas sebanyak-banyaknya.
Untuk bisa membangun tim nasional yang kuat dan disegani di Asia Tenggara.
Berikut daftar pemain keturunan Timor Leste.
Berita Terkait
-
Surya Paloh: Di Akhir Masa Jabatannya, Presiden Jokowi Tetap Sahabat NasDem
-
Injury Time Pendaftaran Pilkada 2024, Ini Kandidat Jagoan Demokrat di Kalbar dan Maluku Utara
-
Catatan Eks Kapten Timnas Indonesia U-19 Nurhidayat yang Cabut dari Liga Filipina
-
3 Cara Agar Elkan Baggott Bisa Kembali Perkuat Timnas Indonesia
-
Unjuk Gigi Kemampuan Bahasa Indonesia Saat Konser, Gaeul IVE: Menyala DIVE!
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati