Suara.com - Timnas Indonesia memiliki tiga bek dengan harga termahal saat ini, salah satunya menjabat sebagai kapten tim yang bermain di Venezia.
Kiprah Timnas Indonesia di level internasional terus mendapat perhatian khalayak ramai, skuad Garuda bahkan dinilai muncul sebagai tim kejutan.
Tim besutan Shin Tae-yong mengawali putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan cukup baik lewat dua hasil imbang.
Hasil tersebut cukup memuaskan mengingat hasil imbang didapat dari dua tim kuat, lagganan Piala Dunia, yakni Arab Saudi dan Australia.
Namun di balik hasil mengejutkan itu, ada tokoh-tokoh di balik kekuatan dahsyat lini bertahan Timnas Indonesia yang digalang tiga bek mahal.
Ya, Timnas Indonesia memiliki bek termahal saat ini, termasuk sang kapten tim yang berkarier di Liga Italia Serie A bersama Venezia.
Lantas siapa saja tiga bek termahal yang dimaksud? berikut tiga bek termahal Timnas Indonesia era Shin Tae-yong.
1. Jay Idzes (Rp43,45 miliar)
Jay Idzes ditunjuk Shin Tae-yong sebagai kapten Timnas Indonesia dalam dua laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Arab Saudi dan Australia.
Baca Juga: Ramadhan Sananta Meledak Usai Balik dari Timnas Indonesia, Efek Dilatih Yeom Ki-Hun?
Dalam dua laga tersebut, tak hanya ketenangan bermain yang ditunjukkan Jay Idzes tetapi juga kedewasaan dalam memimpin tim.
Memiliki karier mentereng di Liga Italia, menilik laman resmi Transfermarkt, Jay Idzes saat ini memiliki harga pasaran mencapai Rp43,45 miliar.
2. Calvin Verdonk (Rp43,45 miliar)
Pemain bertahan kedua termahal Timnas Indonesia jatuh di tangan Calvin Verdonk, dengan harga pasaran sama seperti Jay Idzes.
Postur tubuh kecil Calvin Verdonk bukan merupakan halangan baginya tampil cekatan dan lugas di lini bertahan skuad Garuda.
Sejumlah intercept berhasil ia lakukan, Calvin juga memperlihatkan ketenangan serta pengalaman bermain yang luar biasa.
Berita Terkait
-
Ramadhan Sananta Meledak Usai Balik dari Timnas Indonesia, Efek Dilatih Yeom Ki-Hun?
-
Media Belanda Bongkar Fakta Lain Proses Naturalisasi Mees Hilgers
-
Congkaknya Pelatih Bahrain: Timnas Indonesia Imbangi Australia tapi...
-
Mees Hilgers: Saya Bangga Bisa Bela Negara Hebat Ini
-
Mengaku Jalani Naturalisasi, Mauro Zijlstra: Segera Terbang ke Jakarta
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey