Suara.com - Calon pemain timnas Indonesia, Eliano Reijnders mengakui dirinya serba bisa karena mampu bermain di semua posisi, kecuali kiper.
Eliano Reijnders kini sedang menjalani proses naturalisasi bersama Mees Hilgers untuk memperkuat timnas Indonesia.
Menariknya pemain berusia 24 tahun tersebut bisa bermain di semua posisi. Di Transfermarkt, ia pernah tampil di bek kanan atau kiri, gelandang, serta lini serang.
Namun, akhir-akhir ini adik Tijjani Reijnders kerap diplot sebagai bek kanan. Ia tidak mempermasalahkan hal tersebut karena bisa bermain sesuai permintaan pelatih.
"Iya saya juga pernah bermain beberapa kali di bek kanan musim lalu. Sekarang 3 pertandingan pertama saya bermain di bek kanan, tapi ya saya bisa bermain di semua posisi," ucap Eliano saat wawancara dengan Yussa Nugraha.
"Sebenarnya menurut pelatih juga seperti itu. Saya bermain di mana pelatih membutuhkanku," sambung pemain PEC Zwolle ini.
Lebih lanjut, Eliano kemudian mengatakan posisi terbaiknya jika nanti bermain untuk timnas Indonesia. Menurutnya ia bakal lebih bagus jika tampil sebagai gelandang atau penyerang.
"Dan kalau timnas Indonesia di posisi gelandang atau penyerang. Saya pikir di situ kualitasku di gelandang atau penyerang. Saya akan memberikan 100 persen tentunya," tegas Eliano.
Tentunya nanti andai bergabung dengan timnas Indonesia, posisi bermain Eliano pasti akan mengikuti kebutuhan Shin Tae-yong.
Baca Juga: 3 Fakta Menarik Jantje Lekatompessy, Kakek Eliano Reijnders Orang Jatinegara Asli
Juru taktik asal Korea Selatan ini bisa full senyum karena Eliano mampu ditempatkan di mana saja sesuai dengan kebutuhan taktik.
Berita Terkait
-
Dihubungkan dengan Timnas Indonesia, Ian Maatsen Akui Kecewa dengan Belanda
-
Tiba-tiba Urus Naturalisasi, Eliano Reijnders Ceritakan Prosesnya Tidak Singkat
-
Elkan Baggott Dilaporkan Alami Cedera Parah
-
Eliano Reijnders Ceritakan Kesan Pertamanya Bertemu Shin Tae-yong
-
Gelandang Keturunan di Liga Portugal Tunggu Telepon PSSI, Sudah Tolak Timnas Negara Afrika
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati