Suara.com - Mantan pemain Liga Inggris, Tony Popovic, akhirnya resmi ditunjuk sebagai pelatih baru Timnas Australia yang duduk menggantikan posisi Graham Arnold. Dia akan beradu taktik dengan Shin Tae-yong pada Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Dilansir dari situs resmi The Socceroos, Tony Popovic dianggap sebagai sosok yang tepat untuk menangani Timnas Australia yang saat ini tengah dalam kondisi kritis akibat hasil buruk pada dua laga awal Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
"Penunjukan Tony Popovic merupakan babak baru yang menarik bagi Socceroos di tahap yang kritis. Sebagai pemain, Tony mewakili negara kita dengan bangga dan dengan prestasi gemilang di setiap kelompok umur,” ujar Ketua Sepak Bola Australia Anter Isaac.
“Sebagai pelatih, ia secara konsisten menunjukkan kemampuan untuk mengembangkan tim pemenang melalui perhatiannya terhadap detail, perencanaan yang cermat, dan kemampuan untuk menyelaraskan fokus kolektif,” lanjutnya.
Isaac optimistis jika kehadiran Tony Popovic bakal mendapatkan sambutan hangat dari para pemain Timnas Australia sekaligus mengembalikan mental pemain merebut tiket ke Piala Dunia 2026.
“Dan seperti Graham, kami tahu ia akan disambut dengan hangat oleh semua pemain, staf, dan penggemar Socceroos saat kami terus berupaya menuju kualifikasi Piala Dunia FIFA 2026," ucap Isaac.
Profil Tony Popovic
Tony Popovic sebetulnya bukan nama pemain yang asing. Sebab, namanya pernah mewarnai kompetisi Liga Primer Inggris bersama Crystal Palace pada medio 2001 hingga 2006. Ketika itu, dia direkrut dari klub Liga Jepang, Sanfrecce Hiroshima.
Tony Popovic menjelma pemain dengan peran yang krusial di jantung pertahanan. Dia bahkan ditunjuk menjadi kapten. Setidaknya, dia sudah mengukir 120 laga bersama Crystal Palace. Pada musim terakhirnya, dia bermain sebanyak 21 laga di Liga Primer Inggris.
Baca Juga: Mees Hilgers Datang, Ini 3 Opsi Trio Bek Tengah di Timnas Indonesia
Selain itu, ia juga berstatus sebagai bek tengah andalan Timnas Australia saat masih aktif bermain. Setidaknya, ada delapan gol dari 58 pertandingan yang diukir lelaki kelahiran Sydney ini selama periode 1995-2008.
Di dunia kepelatihan, kiprahnya memang cukup istimewa. Dia mengawalinya sebagai asisten pelatih Sydney FC pada 2018-2011, menjadi caretaker pada 2009, lalu ditunjuk sebagai asisten pelatih Crystal Palace pada 2011-2012.
Saat ditunjuk menakhodai Western Sydney Wanderers, Popovic sukses mempersembahkan status premiers A-League Men 2012/2013, dan dua runner-up pada 2013/2014, serta pada edisi 2015/2016.
Namun, tiga edisi ini semuanya berakhir dengan status runner-up pada edisi 2013, 2014, dan 2016. Selain itu, yang tak kalah mentereng, Ia juga pernah menjuarai Liga Champions Asia 2014 bersama klub yang sama.
Sementara saat menangani Perth Glory, Popovic sukses menyabet gelar juara A-League Men 2018/2019, lalu menjadi runner-up pada ajang A-League Men Finals 2019.
Kontributor: Muh Faiz Alfarizie
Berita Terkait
-
Mees Hilgers Datang, Ini 3 Opsi Trio Bek Tengah di Timnas Indonesia
-
2 Pemain yang Cocok Gantikan Sandy Walsh saat Timnas Indonesia Lawan Bahrain, No.2 Pemain Liga Eropa
-
Cara Kotor Fans Bahrain yang Harus Diwaspadai Timnas Indonesia, Jepang Sudah Jadi Korban
-
Timnas Indonesia Makin Ditakuti, Media Bahrain Tak Berani Sombongkan Kemenangan 10-0
-
Kiper Timnas Indonesia Kena Sanksi Komdis PSSI
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati