Suara.com - Pemain Sao Paolo, Welber Jardim absen dari skuad Timnas Indonesia U-20 yang berlaga di Kualifikasi Piala Asia U-20 2025.
Bek sayap berusia 17 tahun tersebut harusnya masuk ke dalam skuad asuhan Indra Sjafri. Akan tetapi tidak kunjung hadir hingga pendaftaran pemain untuk kualifikasi Piala Asia U-20 2025 ditutup.
Belakangan, ayah Welber Jardim, Elisangelo Jardim de Jesus mengklarifikasi ketidakhadiran sang buah hati. Dia mengatakan bahwa anaknya tidak bisa bergabung ke Timnas Indonesia U-20 disebabkan sedang fokus berjuang bersama klub.
Sementara itu, sang ibunda, Lielyana Halim melalui akun Instagram miliknya memberikan pesan untuk Timnas Indonesia U-20 sebelum melawan Maladewa.
Ayo semangat Garuda Muda," tulis Lielyana. "Walaupun anakku Welber Jardim tidak ikut saya akan tetap mendukung dan support timnas U-20," sambungnya.
"Ayo kalian pasti bisa," tutupnya dengan menyertakan emot Bendara Merah Putih.
Sosok Lielyana Halim
Ibunda Welber Jardim, Lielyana Halim merupakan orang Indonesia. Ia lahir di Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Lielyana Halim mengenal Elisangela de Jesus Jardim, saat ayah Welber bermain bola di Indonesia.
Baca Juga: Skenario Timnas Indonesia U-20 untuk Lolos ke Piala Asia U-20 2025
Elisangela pernah memperkuat beberapa klub di Indonesia, yakni Persiba Balikpapan, Persekaba Badung, dan Barito Putra.
Namun, saat ini Elisangela sudah pensiun dari sepak bola. Pemain yang berposisi sebagai gelandang tersebut kemudian memutuskan tinggal di Brasil setelah itu. Keluarganya diboyong ke negeri Samba tersebut.
Aktivitas Elisangela diketahui saat ini menjadi agen pemain dan pelatih profesional.
Lielyana dan Elisangela dikaruniai dua anak, yaitu Welberlieskott de Halim Jardim dan Welberlieskott de Halim Jardim Junior.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Jesus Casas Batal Latih Timnas Indonesia Berlabuh ke Klub yang Pernah Repotkan Persib Bandung
-
Rp986 Miliar vs Rp11 Triliun, Bodo/Glimt Bukti Si Kecil Bisa Menang Besar
-
Debut Gemilang Maarten Paes di Ajax Ternyata Menyisakan Rasa Sakit Hati Bagi Kiper Joeri Heerkens
-
Jay Idzes Masuk 10 Besar Bek dengan Sapuan Bola Terbanyak di Liga Italia
-
Bojan Hodak Waspadai Strategi Bertahan Madura United Saat Persib Bandung Kejar Poin Penuh Kandang
-
Pesta Gol di Bandarlampung, Paul Munster Puji Konsistensi Bhayangkara FC Tekuk Telak Semen Padang
-
Dejan Antonic Sebut Duel Semen Padang Lawan Bhayangkara FC Lucu Karena VAR Rusak dan Penalti
-
Manchester City Terancam Dikurangi 60 Poin Buntut 115 Dakwaan Finansial Premier League
-
Legenda Chelsea Terseret Sengketa Properti, Dilarang Gunakan Teras Rumah Rp60 Miliar
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan