Suara.com - Berikut tiga jalan yang bisa ditempuh Shin Tae-yong jika ingin pindah warga negara jadi WNI. Ini menyusul keinginannya menetap di Indonesia seumur hidup jika Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026.
Kabar Shin Tae-yong ingin tinggal di Indonesia seumur hidup tak lepas dari wawancaranya bersama media Korea Selatan, Isplus.com.
Dalam wawancaranya, pelatih Timnas Indonesia itu ditanyai apa reaksinya jika dirinya bisa membawa skuad Garuda lolos Piala Dunia 2026.
Dengan yakin, pelatih berusia 53 tahun itu mengatakan jika bisa membawa Indonesia lolos Piala Dunia 2026, ia akan tinggal di Tanah Air di sisa usianya.
“Saya mungkin akan tinggal di Indonesia selama sisa hidup saya. (Hidup di Indonesia) itu amat luar biasa,” kata Shin Tae-yong dikutip dari isplus.com, Rabu (2/10).
Pernyataan itu mengindikasikan bahwa Shin Tae-yong memiliki rencana tinggal selamanya di Indonesia jika bisa mencapai target lolos Piala Dunia 2026.
Sayangnya, Shin Tae-yong tak bisa begitu saja tinggal di Indonesia seumur hidupnya, mengingat statusnya sebagai Warga Negara Asing (WNA).
Tapi ada beberapa cara yang bisa dilakukan Shin Tae-yong agar bisa memenuhi rencananya tinggal di Indonesia selamanya. Apa saja itu?
1. Golden Visa
Baca Juga: Daftar Skuad China Lawan Timnas Indonesia: Ada Eks Espanyol dan 3 Pemain Naturalisasi
Sebagaimana diketahui, Shin Tae-yong mendapat keistimewaan dari pemerintah Indonesia, yakni mendapat Golden Visa.
Golden Visa adalah salah satu jenis visa yang diberikan pemerintah Indonesia kepada orang asing berkualitas. Shin Tae-yong mendapat Golden Visa karena dianggap berjasa ke Timnas Indonesia.
Dengan Golden Visa, seorang WNA bisa tinggal di Indonesia selama 5 hingga 10 tahun dengan syarat tertentu seperti menanamkan modal atau berinvestasi.
2. Ubah ITAS Menjadi ITAP
Shin Tae-yong juga bisa tinggal di Indonesia seumur hidup andai dirinya mengubah Izin Tinggal Sementara (ITAS) menjadi Izin Tinggal Tetap (ITAP).
Dilansir dari laman Kemenkumham, alih status dari ITAS ke ITAP bisa diberikan kepada orang asing dengan beberapa kategori, salah satunya adalah pekerja.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey