Suara.com - Timnas Indonesia berpeluang besar melawan empat pemain Timnas Bahrain yang berstatus sebagai alumni peristiwa pembantaian telak dengan skor 10-0. Para pemain ini menjadi saksi sejarah saat skuad Garuda dilumat habis-habisan.
Menjelang duel yang akan berlangsung di Stadion Nasional Bahrain, Riffa, Kamis (10/10/2024) malam WIB itu, ada empat pemain yang kemungkinan besar diturunkan Bahrain saat menghadapi Timnas Indonesia.
Keempat pemain senior ini menjadi saksi sejarah ketika Bahrain menggasak Indonesia 10-0 pada babak Kualifikasi Piala Dunia 2014 yang saat itu berlangsung pada tahun 2012.
Berikut Suara.com menyajikan empat pemain Timnas Bahrain yang menjadi alumni peristiwa pembantaian 10-0 yang kembali berpeluang tanding melawan Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
1. Sayed Mohammed Jafer
Sosok penjaga gawang yang tidak bekerja keras dalam momen pembantaian tersebut ialah Sayed Mohammed Jafer. Ketika itu, dia dipilih pelatih oleh pelatih Peter Taylor bermain penuh di bawah mistar gawang.
Ujian yang dihadapi oleh pemain berusia 39 tahun itu memang relatif minim. Sebab, pada pertandingan tersebut, nyaris tidak ada ancaman berbahaya yang mengancam kiper kelahiran 25 Agustus 1985.
2. Waleed Al Hayam
Selanjutnya, ada pula Waleed Al Hayam yang menjadi salah satu aktor di balik aksi pembantaian 10-0 pada medio 2012 silam. Ketika itu, dia bermain sebagai starter untuk mengisi sektor jantung pertahanan Bahrain.
Baca Juga: Pemain Keturunan Rp43,45 Miliar Ditunjuk Jadi Kapten Timnas Indonesia Lawan Bahrain
Saat itu, dia tercatat bermain penuh selama 2x45 menit. Berkat performa tangguh pemain berusia 33 tahun itu, skuad Garuda tak bisa berbuat banyak untuk menembus barisan pertahanan Timnas Bahrain.
3. Sayed Dhiya Saeed
Salah satu pemain yang masih memperkuat Bahrain di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia ini, Sayed Dhiya Saeed, juga menjadi saksi pembantaian yang terjadi pada Kualifikasi Piala Dunia 2014 Zona Asia.
Ketika itu, Sayed Dhiya Saeed tercatat bermain selama 90 menit. Dia bahkan bisa menyumbang tiga gol untuk membantu timnya menggasak skuad Garuda dengan skor 10-0.
4. Ismail Abdullatif
Amunisi lainnya yang dimiliki Bahrain pada Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia ini ialah Ismail Abdullatif. Penyerang yang kini berusia 38 tahun itu juga punya andil besar dalam kemenangan telak tersebut.
Ketika itu, dia bermain penuh selama 2x45 menit. Ismail Abdullatif bahkan bisa mengukir hattrick alias menyumbangkan tiga gol untuk berpesta di gawang Timnas Indonesia.
Kontributor: Muh Faiz Alfarizie
Berita Terkait
-
Pemain Keturunan Rp43,45 Miliar Ditunjuk Jadi Kapten Timnas Indonesia Lawan Bahrain
-
Klub-klub Eropa Kirim Dukungan untuk Timnas Indonesia: Sukses Boys!
-
Pemain Keturunan Maluku Siap Bela Timnas Indonesia, Pratama Arhan Bisa Terlupakan
-
Ekonomi Indonesia vs Bahrain, Siapa Pemenangnya?
-
Pemain AZ Alkmaar Tahu Seluk Beluk Timnas Indonesia, Kasih Kode Keras ke STY
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement
-
Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok
-
PDIP Minta Kenaikan Gaji Kepala Daerah Ditunda, Ini Alasannya
-
1O1 STYLE Yogyakarta Malioboro Kembali dengan 'Rasa Merdeka': Sambut Agustusan dengan Rasa dan Tawa
-
3 Fakta Kontroversi Wasit Oman Khalfan Al Amouri Laga Singapura vs Indonesia
-
Rotasi Pasmar 1: Kolonel Sri Utomo Pimpin Brigif 1, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti
-
Usai Diperiksa 7 Jam, Febrie Adriansyah Bungkam soal Kasus Emas 74 Kilogram