Tiga nama lain yang tidak dimasukkan dalam daftar melawan Cina adalah Eliano Reijnders, Muhammad Ferrari, serta Hokky Caraka.
Nah, dicoretnya Eliano Reijnders ini mendapatkan sorotan dari netizen. Banyak yang herang mengapa pemain PEC Zwolle itu tidak disertakan.
Dari kabar, Eliano sempat disebutkan mengalami cedera ringan. Namun, setelah dikonfirmasi oleh Instagram @futboll.indonesia pemain 23 tahun ini tidak disertakan karena persialan teknis.
Hal ini memicu perdebatan di media sosial. Banyak netizen yang komplain karena Eliano dicoret, tapi Pratama Arhan justru masih dipercaya.
Padahal Pratama Arhan sedang dalam peforma yang kurang karena sering menjadi cadangan di Suwon FC.
"Eliano akalah sama cadangan Suwon," seru rian***
"Eliano kalah sama camat Suwon," seru citr***
"Aneh, Arhan terus yang dibawa padahal dia cadangan di klub. Lebih baik Eliano yang fleksibel," tulis ary***
Meski begitu, banyak juga yang menyerukan agar netizen tetap percaya terhadap keputusan Shin Tae-yong.
Baca Juga: Timnas Indonesia Tertinggal 0-2, Netizen: Kemarin Wasit Kini Salahkan 3 Pemain
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Are You Afraid of the Dark? Ketika Ambisi Berubah Jadi Konspirasi Mematikan
-
Sequis Life Dorong Masyarakat Mengevaluasi Kebutuhan Perlindungan
-
Ternyata Rutinitas Commuting ke SCBD Ikut Menyelamatkan Bumi
-
KPK Tuntut Eks Dirut PGN Hendi Prio Santoso 5 Tahun Penjara di Kasus Jual Beli Gas
-
Amnesty International: Kejahatan Harus Dilawan dengan Hukum, Bukan Penghakiman Massa
-
APBN Biayai Gaji Manajer Koperasi Merah Putih Selama Dua Tahun
-
Menghidupkan Kembali Nilai Sampah Lewat Filosofi Hamemayu Hayuning Bawono, Bagaimana Praktiknya?
-
Goldfinches, Buku Cantik tentang Kebahagiaan dalam Hal-Hal Sederhana
-
Dialami Penjaga Rumah Febrie Adriansyah, Pakar Farmakologi Ungkap Sebab Mulut Bisa Berbusa
-
Macet Jakarta Tak Berujung, Dishub DKI Akui Kekurangan 'Senjata' Hadapi Truk Besar Mogok