Suara.com - Tiga alasan kuat yang menjadikan Timnas Indonesia dijagokan meraih juara Piala AFF 2024 meski menggunakan skuad timnas U-22.
Shin Tae-yong akan memimpin Timnas Indonesia berlaga di Piala AFF 2024 menggunakan skuad tim nasional kelompok umur di bawah 22 tahun.
Ya, PSSI dan Shin Tae-yong kompak menggunakan skuad timnas U-22 untuk berlaga di turnamen dua tahunan sepak bola Asia Tenggara ini.
Keputusan menggunakan skuad U-22 tak lepas dari kondisi Timnas Indonesia yang saat ini berlaga di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Selain itu juga status Piala AFF yang tidak termasuk dalam kalender resmi FIFA, sehingga sulit memastikan pemain skuad utama bergabung.
Mengingat saat ini Timnas Indonesia berisi para pemain yang mayoritas berkarier di luar negeri aliad abroad, karena itu opsi lain dipilih.
Dengan memanggil para pemain dari skuad timnaa U-22 yang mayoritas bermain di kompetisi dalam negeri, baik Liga 1, Liga 2 hingga Liga 3.
Terlepas dari pro dan kontroversi yang memperdebatkan keputusan penggunaan skuad U-22, Shin Tae-yong punya alasan kuat bawa timnas juara Piala AFF 2024.
Lantas apa saja alasan tersebut? Berikut tiga alasan Timnas Indonesia mampu meraih gelar juara di Piala AFF 2024.
Baca Juga: Cek Fakta: Cristiano Ronaldo Puji Timnas Indonesia dan Bicara Peluang Lolos ke Piala Dunia 2026
1. Skuad Mumpuni
Hingga saat ini sudah 21 pemain dipanggil ke Timnas Indonesia untuk berlaga di Piala AFF 2024, berisi nama-nama mumpuni.
Termasuk sederet pemain abroad seperti Marselino Ferdinan (Oxford United), Pratama Arhan (Suwon FC), Asnawi Mangkualam (Port FC) dan Ronaldo Kwateh (Muanghtong United).
Selain itu, nama-nama terbaik kompetisi dalam negeri juga turut dipanggil, seperti Dony Tri Pamungkas (Persija Jakarta), Iqbal Gwijangge (Barito Putera) dan Cahya Supriadi (Bekadi City FC).
2. Juara di Kelompok Umur
Sejumlah pemain dari kompetisi dalam negeri merupakan jawara di Piala AFF kelompok umur, seperti misalnya Dony Tri Pamungkas.
Berita Terkait
-
Cek Fakta: Cristiano Ronaldo Puji Timnas Indonesia dan Bicara Peluang Lolos ke Piala Dunia 2026
-
Media Belanda Soroti Kemenangan Timnas Indonesia: Skuadnya Mirip Tim Oranje
-
Eliano Reijnders Klarifikasi Tudingan Tak Bahagia di Timnas Indonesia
-
Bawa Timnas Indonesia Hajar Arab Saudi, STY Disebut Berhasil Balikkan Opini Negatif
-
Bursa Transfer: Klub Italia dan Spanyol Saling Sikut Demi Mees Hilgers
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati