Suara.com - Shin Tae-yong memanggil 33 pemain untuk ASEAN Cup 2024, didominasi eks Timnas U-20 yang disiapkan untuk Piala Dunia U-20 2023. Sebagian besar pemain kelahiran 2003 dan 2004 masuk dalam daftar ini, melanjutkan kiprah mereka di bawah arahan Shin.
Shin Tae-yong tampaknya ingin memaksimalkan pemain yang dibentuknya sejak 2022 untuk Piala Dunia U-20 2023.
Saat itu, Timnas U-20 menjalani TC di Korea Selatan, Toulon Cup, ASEAN Cup U-19, hingga TC di Turki dan Spanyol.
Pemain seperti Robi Darwis, Cahya Supriadi, Marselino Ferdinan, dan Muhammad Ferarri rutin dipanggil, bersama Justin Hubner, Ivar Jenner, dan Rafael Struick.
Sayangnya, mereka gagal tampil di Piala Dunia U-20 karena ajang tersebut batal akibat penolakan terhadap Israel.
Hokky Caraka sempat menjadi sorotan media karena komentar keras soal pembatalan Piala Dunia U-20 2023.
Meskipun demikian, banyak pemain angkatan tersebut tetap berpartisipasi di Piala Asia U-20 2023.
Kini, Shin Tae-yong memberi kesempatan mereka di ASEAN Cup 2024, sebagai persiapan untuk SEA Games 2025, di mana Indonesia ingin mempertahankan medali emas.
Pemanggilan pemain muda ini dinilai bijak, mengingat aturan SEA Games 2025 yang memperbolehkan pemain kelahiran 2003 ke atas.
Baca Juga: Kirim Timnas Indonesia U-22 ke Piala AFF 2024, PSSI Lakukan Strategi Jitu? Ini Kata Pengamat
Diisi Banyak Debutan
Timnas Indonesia untuk ASEAN Cup 2024 didominasi pemain debutan, dengan sebagian besar belum memiliki caps internasional.
Shin Tae-yong memanggil 33 pemain untuk pemusatan latihan, dengan rata-rata usia 20,9 tahun.
Pemain tertua adalah Asnawi Mangkualam (25), dan yang termuda Arkhan Kaka (17).
Hanya tiga pemain dalam daftar ini yang pernah bermain di ajang ASEAN Cup sebelumnya.
Asnawi Mangkualam, Pratama Arhan, dan Marselino Ferdinan adalah tiga pemain yang berpengalaman di ASEAN Cup.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey