Suara.com - Kiper naturalisasi Vietnam, Filip Nguyen tak menjadi pilihan utaman di ajang Piala AFF 2024. Kim Sang-sik lebih banyak menurunkan Nguyen Dinh Trieu.
Filip Nguyen merupakan kiper kelahiran Republik Ceko yang dinaturalisasi Vietnam. Ia pun menjadi andalan sejak bisa main untuk Golden Star Warriors.
Mengejutkannya di Piala AFF 2024, kiper 32 tahun justru tersingkir dari tempat utama. Ia hanya tampil dua kali di fase grup melawan timnas Indonesia serta Filipina.
Sisanya Kim Sang-sik justru memercayakan posisi penjaga gawang kepada Nguyen Dinh Trieu, termasuk saat semifinal.
Menariknya usia Dinh Trieu sendiri justru lebih tua dari Filip Nguyen. Artinya bukan regenerasi yang dikejar oleh pelatih Korea Selatan tersebut.
"Semua 26 pemain Vietnam siap main di Piala AFF. Saya katakan kepada Dinh Trieu dan Filip bahwa mereka penjaga gawang bagus," ucap Kim Sang-sik dikutip dari The Thao247.
"Namun, dalam turnamen ini kami juga mempertimbangkan untuk memilih kiper yang cocok. Saya berdiskudi dengan pelatih kiper, Dinh Trieu memiliki kelebihan karena dia 100 persen orang Vietnam. Jadi dia punya kemampuan berkomunikasi dan berhubungan lebih baik dengan rekannya," sambung Kim Sang-sik.
Adapun Vietnam lolos ke final Piala AFF 2024 dan akan melawan Thailand di partai puncak. Final ini digelar secara dua leg.
Leg pertama Vietnam akan menjadi tuan rumah lebih dulu pada Kamis (2/1/2025). Sedangkan Thailand giliran bermain home pada pertemuan kedua, Minggu (5/1/2025).
Baca Juga: Muncul Rumor Bakal Diganti, Shin Tae-yong Bagikan Momen Timnas Indonesia Cetak Sejarah
Berita Terkait
-
3 Negara yang Dirugikan Wasit selama Piala AFF 2024, Filipina dan Indonesia Senasib
-
Hasil Piala AFF 2024: Susah Payah Kalahkan Filipina, Thailand Tantang Vietnam di Final!
-
Gacor di Piala AFF, Perbandingan Harga Pasar Nguyen Xuan Son dengan Ragnar Oratmangoen
-
Sejarah Sepak Bola Filipina yang Hilang: Jejak Si Anjing Jalanan di LaLiga
-
3 Alasan Timnas Filipina Bisa Juarai Piala AFF 2024: Konsistensi Jadi Kunci untuk Raih Trofi
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey