Suara.com - Gelandang Persib Bandung, Beckham Putra Nugraha, menargetkan kemenangan saat menghadapi Arema FC di Stadion Gelora Soepriadi, Blitar, Jumat (24/1/2025).
Menurut Beckham, sebelum berangkat ke Blitar, dia bersama rekan-rekannya sudah mempersiapkan segala sesuatunya dengan matang, di antaranya membenahi kekurangan usai laga pekan ke-19 BRI Liga 1 2024/2025.
Pada pertandingan pekan ke-19 menghadapi Dewa United di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, Jumat (17/1/2025), Persib harus takluk dengan skor 2-0.
Beckham menuturkan banyak memetik pelajaran dari kekalah perdana di kompetisi BRI Liga 1 2024/2025 tersebut, sehingga pada pekan ke-20 dia bersama rekan-rekannya akan berusaha untuk meraih kemenangan.
"Ya tentunya setelah kita kalah lawan Dewa United kemarin, kita banyak intropeksi untuk taktik kita, untuk kondisi kita, kita sudah lebih baik juga dan siap melawan Arema dan kembali rebut tiga poin," ungkap Beckham.
Pemain yang turut mengantarkan Timnas Indonesia meraih medali emas SEA Games 2023 ini menuturkan, mental bertanding skuat Maung Bandung dalam keadaan bagus.
Menurutnya kekalah yang didapat pada pertandingan sebelumnya memang menyakitkan, namun dia bersama rekan-rekannya tak ingin larut dalam kekecewaan dan sudah fokus serta bangkit untuk mengamankan poin penuh.
Lebih lanjut Beckham menuturkan, venue pertandingan pekan ke-20 kompetisi BRI Liga 1 2024/2025 yang digelar di Blitar bukan di Malang menjadi keuntungan tersendiri bagi Persib.
"Semua mental pemain bagus, kita sudah siap memenangkan pertandingan di Blitar, tentu ini juga bagus buat kita karena mereka tidak main di kandang, jadi ada kans untuk kita memenangkan pertandingan," jelasnya.
Baca Juga: Persija Bisa Tendang Persib dari Puncak Klasemen, Ryo Matsumura: Kami Butuh...
Terkait kekuatan Arema FC, Beckham mengakui tidak ingin memikirkan kekuatan tim berjuluk Singo Edan dan memilih untuk fokus mempersiapkan diri agar di laga tersebut bisa tampil maksimal serta mengamankan poin penuh.
"Kita tidak berpikir mereka, mau mereka lemah atua kuat, kita tetap pikirkan tim kita, bagaimana kita membongkar tim mereka yang kuat dan penyerangnya bagus," tegasnya.
Sementara itu, pada pertandingan sebelumnya di putaran pertama kompetisi BRI Liga 1 2024/2025 yang berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, 25 Agustus 2024, Persib dan Arema FC bermain imbang 1-1.
Kontributor : Rahman
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati