Suara.com - Bek timnas Indonesia, Jordi Amat diakui oleh Premier League sebagai pemain Indonesia pertama yang mentas di liga kasta tertinggi Inggris tersebut.
Premier League mengumumkan bahwa pemain baru Manchester City, Abdukodir Khusanov merupakan orang Uzbekistan pertama yang bermain di Liga Inggris.
Artinya hal tersebut ada 19 negara yang hanya memiliki satu pemain di Premier League. Dari daftar tersebut ada nama Jordi Amat.
Nah, Jordi Amat sendiri mentas di Premier League bersama Swansea City. Ia menghabiskan lima musim bersama The Swans sejak musim 2013/2014.
Dalam lima musim tersebut, bek yang kini bermain di JDT mencatatkan 52 penampilan bersama Swansea City. Detailnya meraih 21 kemenangan, 23 kalah, dan sisanya berakhir imbang.
Sayangnya ketika berseragam Swansea City, Amat tidak pernah mencatatkan gol ataupun memberikan assist. Namun, sebagai bek ia membantu klubnya meraih nirbobol sebanyak lima kali.
Performanya di lini pertahanan juga cukup impresif karena mencatatkan 70 persen tekel sukses, 251 clearance, 184 recoveries, hingga 180 memenangkan duel.
Memang ketika berseragam Swansea City, Jordi sendiri masih memegang paspor Spanyol. Akan tetapi, ia kini sudah menjadi WNI dan Premier League mengakuinya sebagai pemain satu-satunya yang mentas di kasta tertinggi Liga Inggris.
Adapun sejauh ini, bek 32 tahun tersebut sudah mencatatkan 18 caps bersama timnas Indonesia. Jordi Amat sudah mencetak satu gol untuk skuad Garuda.
Baca Juga: PSSI Dikabarkan Segera Naturalisasi Kiper, Netizen: Emil Audero
Berita Terkait
-
Kans Co Adriaanse Eks Pelatih Patrick Kluivert Jadi Dirtek Timnas Indonesia
-
STY Pulang dengan Tangan Hampa, Media Korsel Hujat PSSI: Dedikasi 5 Tahun Sia-sia
-
Bakal Jadi Dirtek Timnas Indonesia, Henk ten Cate: Saya Sudah Berpikir...
-
Patrick Kluivert Full Senyum Nih, Elkan Baggot Bawa Kabar Baik dari Liga Inggris
-
Bau Harum Masa Lalu Gerald Vanenburg, Pelatih Baru Timnas Indonesia U-23
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
-
Aksi Mahasiswa Dibatasi hingga UOB Plaza, Polda Metro Siagakan 9.242 Personel
-
Jelang Demo Mahasiswa Hari ini, 21 Orang Bawa Bom Molotov Ditangkap Polisi
Terkini
-
13 Terdakwa Little Aresha Akhirnya Disidang, Orang Tua Korban Desak 4 Pelaku Lain Diproses Hukum
-
Ketika Video Kekerasan Pelajar Kembali Viral, Siapa yang Sebenarnya Gagal Melindungi Mereka?
-
Dua Pria di Satu Atap: Mengurai Jarak dan Gengsi Antara Anak dan Ayah
-
Pendaki Asal Brebes Dilaporkan Jatuh ke Kawah Gunung Slamet saat Swafoto
-
Daftar HP Samsung yang Tak Lagi Dapat Security dan Android Update Tahun Ini
-
Rupiah Takluk Lawan Dolar AS Hari Ini di Level Rp17.844
-
"Paket Santet" Hadirkan Teror Lewat Kiriman Online dan Dendam Masa Lalu
-
Detik-detik Kapolsek dan Danramil Cicalengka Dipukuli Peserta Karnaval, Pelaku Ditangkap
-
Perpres Ojol Masuk Tahap Finalisasi, DPR dan Pemerintah Masih Berkoordinasi
-
56 Ribu Anak Sleman Diskrining Kesehatan: Hipertensi, Prediabetes hingga Depresi Berat Ditemukan