Suara.com - Ketua Umum PSSI Erick Thohir mendadak unggah atau upload video salah satu pemain Timnas Indonesia Thom Haye di media sosial Instagramnya. Erick Thohir singgung soal perjuangan hingga akhir.
Video itu berisi kolase Thom Haye saat membela Timnas Indonesia hingga mencetak gol. Selain itu video wawancara Erick Thohir di podcast Haye Way milik Thom Haye.
"Seluruh pemain yang membela Timnas harus punya ikatan nasionalisme yang kuat dan bangga dengan Tanah Air, Indonesia," begitu tulis caption unggahan itu.
"Bermain sepenuh hati, berjuang hingga akhir dan selalu memberikan yang terbaik demi lambang Garuda di dada."
Dalam video itu, Erick Thohir mengataka Timnas Indonesia menaturalisasi pemain dengan pilih-pilih dan mengutamakan sikap nasionalisme pemain yang bersangkutan.
"Mereka harus benar-benar merasakannya. Kami tak membawa sembarangan," kata Erick Thohir.
Dalam video lengkap podcast itu, Erick Thohir, optimistis bahwa kehadiran Patrick Kluivert sebagai pelatih Timnas Indonesia bersama tiga asisten asal Belanda—Alex Pastoor, Denny Landzaat, dan Gerald Vanenburg—akan menjadi kombinasi ideal dalam membangun tim yang lebih kompetitif.
Hal itu dia katakan dalam podcast YouTube The Haye Way. Menurut Erick Thohir, keberhasilan tidak pernah diraih sendirian, tetapi melalui kerja sama tim yang solid.
Erick Thohir menekankan bahwa kepercayaan dari masyarakat, pemerintah, FIFA, serta kolaborasi dengan federasi sepak bola Belanda (KNVB) menjadi faktor utama dalam mencapai target besar bagi Timnas Indonesia.
Baca Juga: Breakingnews! Tijjani Reijnders Cetak Gol, AC Milan Gagal Menang
Patrick Kluivert akhirnya tiba di Jakarta pada Sabtu (1/2) malam, ditemani oleh dua asistennya, Gerald Vanenburg dan Denny Landzaat.
Kedatangan mereka melengkapi staf kepelatihan Timnas setelah Alex Pastoor lebih dulu tiba pada siang hari di hari yang sama.
Dengan komposisi tim pelatih ini, diharapkan Timnas Indonesia mampu berkembang pesat dalam berbagai aspek, baik dari strategi permainan maupun pengelolaan skuad.
Pengalaman Kluivert sebagai mantan pemain top dunia serta rekam jejak para asistennya menjadi modal berharga bagi perkembangan sepak bola Indonesia.
Dalam kesempatan yang sama, Erick Thohir menegaskan ambisinya untuk membawa Timnas Indonesia berlaga di Piala Dunia dan Olimpiade.
Meskipun Timnas U-23 gagal lolos ke Olimpiade Paris 2024, ia tetap optimistis bahwa Indonesia akan memiliki peluang besar di Olimpiade 2028.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
Real Madrid Dikabarkan Sepakat dengan Enzo Fernandez, Siapkan Tawaran Besar ke Chelsea
-
Kucurkan Dana Rp817 Miliar, Liverpool Resmi Gaet Striker Muda Osasuna
-
Alphonso Davies Kembali Masuk Skuad Kanada saat Hadapi Qatar
-
Swiss Hajar Bosnia 4-1, Johan Manzambi Jadi Bintang Kemenangan
-
Plot Twist! Neymar Sudah Latihan Tapi Ditinggal Timnas Brasil Jelang Lawan Haiti
-
Luke Vickery dan Mitchell Baker Jadi WNI, PSSI Tancap Gas Kejar Juara AFF 2026
-
Debut Impresif di Piala Dunia 2026, Luis Diaz: Saya Mewujudkan Mimpi Masa Kecil
-
Chelsea Makin Keropos, Enzo Fernandez Dikabarkan Sepakat Gabung Real Madrid
-
Shin Tae-yong Kasih Kode Tipe Pemain-pemain yang Bakal Dicoret dari Persija
-
Bernardo Tavares Yakin Ramadhan Sananta Meledak Lagi Bersama Persebaya