Suara.com - AC Milan menelan kekalahan 0-1 dari Feyenoord pada leg pertama playoff Liga Champions 2024/2025, Kamis (13/2) dinihari WIB. Gol kemenangan Feyenoord dicetak oleh Igor Paixao menit ke-3.
Bermain di De Kuip, gawang AC Milan yang dikawal oleh Mike Maignan kebobolan di menit awal pertandingan. Sepakan Paixao dari jarak jauh melesat ke tiang dekat dan tak bisa diantisipasi oleh Maignan.
Menurut pemain AC Milan keturunan Indonesia, Tijjani Reijnders, ia dan rekan-rekannya tidak cukup agresif melawan Feyenoord sehingga tak bisa mencetak gol.
Rossoneri di menit-menit akhir pertandingan berusaha untuk bangkit dan menciptakan sejumah peluang namun penyelesaian akhir yang kurang tenang membuatnya sia-sia.
"Saya pikir saya seharusnya tidak terlalu terburu-buru dalam menembak. Kami membiarkan serangan balik dan kami tahu itu cukup berbahaya. Pada akhirnya, agresifitas kami tidak cukup bagus," kata Tijjani kepada Sky Sport Italia.
Menariknya pada laga ini, pelatih Sergio Conceicao menurunkan 4 pemain bertipikal penyerang dan hanya menempatkan dua gelandang, yakni Tijjani berduet dengan Youssouf Fofana.
Di depan merea, Conceicao menurunkan Joao Felix, Rafael Leao, Christian Pulisic dan Santi Gimenez. Data statistik menunjukkan Milan selama 90 menit melepaskan 12 tendangan, 6 diantaranya on target.
Sayang hal itu tak membuat Rossoneri bisa mencetak gol. "Saya tidak berpikir masalahnya di jumlah pemain depan," ucap Tijjani.
"Semua pemain ingin bekerja dan berjuang untuk tim. Saya pikir agresivitasnya kurang dan kami harus mengubah gaya main kami di laga berikutnya," sambung kakak Eliano Reijnders itu.
Baca Juga: Klub Pemain Keturunan Indonesia Kalah di Liga Champions: Tidak Punya Tekad!
Lebih lanjut, Tijjani pun mengakui bahwa ia melakukan sejumlah kesalahan. Sebagai pemain tengah katanya, seharunya ia bisa bisa mengendalikan permainan.
"Saya seharusnya bisa melakukan lebih banyak malam ini. Saya harus melihat permainan saya lagi dan melihat apa yang bisa saya lakukan dengan lebih baik," tandasnya.
Berita Terkait
-
Klub Pemain Keturunan Indonesia Kalah di Liga Champions: Tidak Punya Tekad!
-
John Stones Bingung dengan Performa Man City usai Kena Comeback Madrid: Saya Tidak Tahu...
-
Tijjani Reijnders: Pemain Timnas Indonesia Akan Nonton Saya di Liga Champions
-
Juventus Cuma Menang Tipis Atas PSV, Thiago Motta Tak Puas
-
Bungkam Manchester City, Carlo Ancelotti: Keadaan Darurat Ini
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Bos Go Ahead Eagles: Dean James Masih Gunakan Paspor Belanda!
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Perkuat Jejaring Global, Persib Boyong Eks PSG ke Kedutaan Besar Prancis
-
John Herdman Sudah Ngobrol dengan Pemain Serba Bisa Kelahiran Finlandia Jelang FIFA Series 2026
-
1700 Hari Nganggur, Zinedine Zidane Sepakat Latih Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Reaksi Ipswich Town Lihat Elkan Baggott Mau Kembali Perkuat Timnas Indonesia
-
Prediksi Starting XI Italia vs Irlandia Utara: Gennaro Gattuso Pusing Banyak Pemain Cedera
-
Bos Go Ahead Bongkar Niat Jahat NAC Breda Permasalahkan Status WNI Dean James
-
Reuni Rasa Liga Inggris di GBK, Timnas Indonesia vs Saint Kitts and Nevis Jadi Panggung Panas
-
Calvin Verdonk Diserang Fans Marseille, Suporter Lille Minta Bantuan Warganet Indonesia
-
Eliano Reijnders Bongkar Obrolan dengan John Herdman, Sinyal Keras Sapu Bersih FIFA Series 2026
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie