Suara.com - Pemain keturunan Indonesia, Kaya Symons mendapatkan kontrak profesional dari klubnya De Graafschap sampai 2026 mendatang.
Nama Kaya Symons sudah tidak asing bagi pecinta sepak bola Indonesia. Nyatanya ia pernah dipanggil untuk trial bersama tim U-20.
Sayangnya, pemain berusia 19 tahun ini gagal bergabung karena dikabarkan tidak mendapatkan izin dari klubnya.
Apalagi Kaya Symons tidak mendapatkan garansi resmi bakal dinaturalisasi. Sebab, ia harus menjalani trial dari Indra Sjafri lebih dulu, sehingga klubnya tidak melepas kala itu.
Setelah batal ikut trial bersama timnas Indonesia U-20, karier pemain yang memiliki darah keturunan asal Medan justru makin menanjak.
Nyatanya Kaya Symons sudah bermain bersama tim utama De Graafschap. Tercatat dirinya sudah 11 kali tampil bersama skuad senior walau usianya masih 19 tahun.
Pemain berposisi bek kiri tersebut lantas mendapatkan ganjaran istimewa dengan mendapatkan kontrak profesional dari De Graafschap.
Momen tersebut diunggah via Instagram pribadinya, Symons membagikan potret dirinya sedang menandatangani kontrak.
Dalam tulisan keterangannya, pemain keturunan Indonesia menulis tahun 2026 yang diartikan kontranya bakal berlangsung sampai tahun depan.
Baca Juga: Ole Romeny Resmi Pindah Federasi, Siap Bela Timnas Indonesia
Berita Terkait
-
Posting Fabio Cannavaro, FIFA Roasting Timnas Indonesia U-20: Katanya Kalah Postur, tapi ...
-
Alasan Mulia di Balik Akun Timnas Indonesia Tak Pernah Upload Hasil Pertandingan saat Kalah
-
Gagal Total di Piala Asia U-20 2025, Indra Sjafri Singgung Prestasi Juara AFF
-
Ogah Mundur, Indra Sjafri Pilih PSSI yang Pecat Dirinya
-
Minta Maaf usai Gagal di Piala Asia U-20 2025, Indra Sjafri Ungkit Prestasi yang Diraih
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Kisah Douglas Santos Tolak Naturalisasi Rusia, Target Timnas Brasil Juara Piala Dunia 2026
-
Prediksi Starting XI Timnas Jepang di Piala Dunia 2026: Hajime Moriyasu Dipusingkan Cedera
-
Strategi Timnas Selandia Baru di Piala Dunia 2026, Ambisi Chris Wood Akhiri Penantian 16 Tahun
-
Analisa Kekuatan Penuh Didier Deschamps Hadapi Irak, Norwegia, dan Senegal, Welcome Back Manu Kone
-
Prediksi Starting XI Jerman di Piala Dunia 2026: Kreatif Tanpa Striker Murni
-
Krisis Cedera Spanyol Mereda, Luis de la Fuente Pastikan Nico Williams Pulih di Piala Dunia 2026
-
Pukulan Telak Prancis! Rekan Calvin Verdonk Membelot ke Maroko Sejam Jelang Rilis Skuad Piala Dunia
-
Peluang Juara Dihancurkan Persib, Persija Jakarta Bertekad Bangkit saat Hadapi Persik Kediri
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Bantai Semen Padang 7-0
-
Lolos Piala Dunia, Pundit Belanda Justru Sebut Curacao Akan Kalah Jika Lawan Timnas Indonesia Lagi