Suara.com - Joey Pelupessy menjadi salah satu nama yang tengah diproses untuk bergabung dengan Timnas Indonesia melalui jalur naturalisasi. Pemain berusia 31 tahun ini memiliki rekam jejak panjang di kompetisi Eropa, menjadikannya aset potensial bagi skuad Garuda.
Karier sepak bolanya dimulai di Belanda bersama Twente, sebelum akhirnya menjadi pemain kunci di Heracles Almelo pada periode 2014-2018 di Eredivisie.
Kesuksesan di tanah kelahirannya mengantarkannya ke kompetisi yang lebih kompetitif, yakni Championship Inggris, di mana ia memperkuat Sheffield Wednesday selama empat musim.
Tidak berhenti di situ, pengalaman Pelupessy semakin bertambah saat ia merasakan atmosfer sepak bola Turki bersama Giresunspor.
Kini, ia melanjutkan perjalanannya di kasta kedua liga Belgia bersama Lommel.
Keberagaman kompetisi yang telah ia jalani menunjukkan kemampuannya dalam beradaptasi dengan berbagai gaya permainan.
Timnas Indonesia saat ini membutuhkan tambahan kekuatan di lini tengah, terutama dalam peran gelandang bertahan.
Kehadiran Pelupessy bisa menjadi solusi strategis, mengingat peran Thom Haye selama ini lebih banyak berfokus pada aspek bertahan, sehingga membatasi kreativitasnya dalam membangun serangan.
Jika Pelupessy dapat beradaptasi dengan strategi yang diterapkan pelatih Pieter Huistra, maka Haye dapat lebih bebas berperan sebagai deep-lying playmaker.
Baca Juga: Diumumkan Bakal Dinaturalisasi, Emil Audero Langsung Tampil Gemilang
Pelupessy, yang memiliki garis keturunan Maluku, tidak sendiri dalam proses naturalisasi ini.
Ia bergabung dengan Dean James dan Emil Audero, yang juga sedang dipersiapkan untuk memperkuat Timnas Indonesia dalam ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026 pada Maret mendatang.
Jika semua proses berjalan lancar, ketiga pemain ini berpotensi meningkatkan kualitas skuad Garuda secara signifikan.
Dengan pengalaman bertanding di berbagai liga Eropa, Pelupessy berpeluang menjadi pemain kunci yang membawa keseimbangan bagi lini tengah Timnas Indonesia.
Keputusannya untuk bergabung akan menjadi tambahan berharga bagi skuad yang tengah berupaya meningkatkan daya saing di level internasional.
Kontributor : Imadudin Robani Adam
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Profil Eduardo Barbosa: Eks Portugal U-15 yang Tinggalkan PSBS Biak Lebih Cepat Akibat Krisis Gaji
-
Eusebio Sang Black Panther Portugal: Ketajaman Abadi di Panggung Piala Dunia 1966
-
Gaji 4 Bulan Belum Dibayar, Pemain PSBS Biak Ancam Mogok Lawan Dewa United
-
Didier Drogba Legenda Pantai Gading: Predator Paling Mematikan dalam Sejarah Piala Dunia
-
Pemain PSBS Biak Tinggalkan Klub Lebih Awal Sambil Bawa Kantong Kresek Merah, Ada Apa?
-
Kontroversi Harga Tiket Piala Dunia 2026, FIFA: Sesuai Pasar Amerika Utara
-
Pavel Nedved Si Meriam Ceko: Jenderal Lapangan Tengah dengan Tendangan Roket Mematikan
-
Metode Matematika Prediksi Cristiano Ronaldo Menangis di Final Piala Dunia 2026, Siapa Juaranya?
-
Gagal ke Final, Diego Simeone Beberkan Dua Alasan Kekalahan Atletico Madrid dari Arsenal
-
Hasan Salihamidzic Legenda Bosnia: Dari Medan Perang Hingga Bayern Munchen dan Juventus