Suara.com - Pemain keturunan Indonesia, Miliano Jonathans mengungkapan bahwa ia belum menuntukan pilihan apakah bersedia atau tidak untuk dinaturalisasi dan membela Timnas Indonesia.
Menurut pemain yang membela FC Utrecht itu, ia masih fokus untuk berkarier di level klub. Diakui oleh pemain berdarah Depok itu bahwa PSSI memang sempat menghubungi dirinya.
"Saat itu Piala Dunia (U-20), mereka (PSSI) menginginkan saya. Saat itu saya masih bergabung dengan tim U-18 Belanda," kata Jonathans seperti dilansir dari voetbalprimeur.nl, Rabu (26/2).
Lebih lanjut, Jonathans mengatakan bahwa jarak ke Indonesia cukup jauh. Ia mengatakan ketertarikan PSSI kepadanya sudah terjadi saat masi bermain di Vitesse.
"Jalannya juga cukup jauh. Namun belum lama ini mereka mengetuk pintu saya lagi. Di Vitesse, saya sedang naik daun, tetapi saya belum membuat pilihan. Saya akan membiarkan itu semua datang kepada saya," tambahnya.
Sebelumnya, ketua Umum PSSI Erick Thohir ngebet bisa menaturalisasi Miliano Jonathans. Tetapi, sang pemain belum bisa diproses dengan alasan yang tak dijelaskan.
PSSI kepemimpinan Erick Thohir banyak menaturalisasi pemain keturunan. Terbaru ada tiga nama yang akan diproses yaitu Emil Audero, Dean James, dan Joey Pelupessy.
Belum ada nama Miliano Jonathans untuk pemain yang akan diproses PSSI menuju WNI. Dikatakan Erick, Miliano Jonathans adalah pemain yang sangat diinginkan olehnya, tapi belum bisa.
"Belum (naturalisasi Miliano Jonathans)," kata Erick Thohir kepada awak media.
Baca Juga: Erick Thohir Mau Panggil Petinggi Pertamina Imbas Kasus Korupsi BBM Oplosan
"Maunya iya, tapi belum. Kalau itu bergabung dengan Timnas Indonesia," sambung mantan bos Inter Milan tersebut.
Miliano Jonathans lahir di Arnhem, Belanda, pada 5 April 2004. Ayahnya berasal dari Depok, Jawa Barat.
Akan sangat bagus andai sang pemain bisa bergabung dengan Timnas Indonesia. Kemampuannya di lini depan bisa menambah daya gedor skuad Garuda.
Musim ini bersama FC Utrecht, Miliano Jonathans belum mencetak gol. Pemain 20 tahun tersebut gacor saat membela tim sebelumnya Vitesse Arnhem.
Berita Terkait
-
Erick Thohir Mau Panggil Petinggi Pertamina Imbas Kasus Korupsi BBM Oplosan
-
Joey Pelupessy Tandem Paling Tepat untuk Thom Haye
-
Elkan Baggott Dicoret Timnas Indonesia, Dean James Resmi Debut Maret 2025?
-
Makan Waktu Sampai 4 Tahun, Prabowo Resmikan Bank Emas
-
3 Fakta Jordi Cruyff Ditunjuk Jadi Penasihat Teknis Timnas Indonesia
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
HUT RI ke-81, Tradisi Panjat Pinang Kembali Meriahkan Kalimalang
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?